​ASEAN Fun Bike Goyang Bandung

2.500 pecinta sepeda membanjiri sejumlah ruas jalan Kota Bandung. ASEAN Fun Bike 2015 yang diselenggarakan oleh Kemlu, dimulai sejak pukul 6 pagi. Para pesepeda menyemuti sepanjang jalan Asia Afrika hingga ke depan Gedung Merdeka, Museum Konferensi Asia Afrika (MKAA). Acara secara resmi dibuka oleh Dirjen KSA, Kemlu bersama Sekda Pemprov Bandung. ASEAN Fun Bike diikuti oleh masyarakat umum dari berbagai lapisan yang berasal dari Kota Bandung dan berbagai kota di Jawa Barat, seperti Cirebon, Tasikmalaya, Garut, Karawang, dan Purwakarta, serta diikuti oleh perwakilan Misi Diplomatik untuk ASEAN, antara lain, RRT, Korea Selatan, Thailand, dan Vietnam.

Suasana semakin meriah dan semarak dengan partisipasi Pemda yang memasang bermacam umbul-umbul dan spanduk ASEAN serta kostum peserta dengan slogan “ASEAN adalah Kita”.  Para peserta bergerak menelusuri jalan protokol di Kota Bandung sementara public melimpah ruah menonton di sepanjang rute tersebut dengan meneriakan yel-yel “ASEAN adalah Kita”.

ASEAN fun bike menempuh jarak 10 Km berakhir di Lapangan Tegalega. Di lokasi finish, para peserta dan pengunjung disambut berbagai pertunjukan kesenian daerah oleh artis lokal seperti Ega Robot, Keroncong Umar Bakri, Grup Band 100%, dan tari-tarian tradisional Jawa Barat. Selain itu sajian kuliner ASEAN juga semakin menonjolkan suasana ASEAN di Kota Bandung. Acara tersebut memang dirancang sebagai pesta rakyat sehingga masyarakatpun secara antusias menikmati suasana kebersamaan yang bernuansa ASEAN. Mereka membaur dan merasakan atmosfir perayaan Masyarakat ASEAN bersama dengan para delegasi asing.

Sehari sebelumnya, bertempat di Gedung Merdeka, telah digelar acara ASEAN Talk Show dengan tema “Menyongsong Masyarakat Ekonomi ASEAN” yang  dihadiri sekitar 400 peserta dengan menampilkan empat narasumber, yaitu Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi Internasional, Kemenko Perekonomian; Walikota Bandung; Ketua HIPMI Jawa Barat; dan Rektor Universitas Pasundan serta moderator dari PSA Universitas Padjajaran.

Pada malam harinya, para delegasi asing peserta fun bike diundang oleh Walikota Bandung, Ridwan Kamil, dalam suatu jamuan makan malam yang juga dimeriahkan dengan penampilan tarian tradisional dan tarian ASEAN yang dibawakan oleh penari lokal. Pada jamuan makan malam itu, walikota menceritakan mengenai modalitas Bandung sebagai lokasi pertumbuhan ekonomi nomor satu di Indonesia sekaligus mengundang delegasi asing untuk melakukan aktivitas ekonomi di Bandung.

Di bawah kepemimpinan Ridwan Kamil, Kota Bandung terus berbenah diri dan membekali warga serta pemerintah Kota Bandung dengan berbagai kesiapan memasuki Masyarakat ASEAN. Walikota mengusung program pembangunan yang dikenal dengan “Bandung Technopolis”. Menurut Kang Emil – panggilan Ridwan Kamil – masa depan pembangunan kota akan tergantung pada spesialisasi kota tersebut. Bandung, menurutnya akan mengusung ekonomi kreatif berbasis pariwisata dan information and communication technology (ICT). Bandung Technopolis yang diproyeksikan sebagai Silicon Valley Indonesia akan merangsang pertumbuhan berbagai industri kreatif dan menjadi lokasi berkumpulnya berbagai perusahaan IT terkemuka.

Kegiatan ASEAN Fun Bike dan ASEAN Talk Show ini diselenggarakan oleh Kemlu bekerja sama dengan Universitas Pasundan Bandung dalam rangka memperingati HUT ke-48 ASEAN tahun 2015. Dipilihnya Kota Bandung untuk kegiatan sosialisasi ASEAN secara massal ini karena Bandung sebagai ibukota provinsi yang memiliki penduduk terbanyak di Indonesia, 46 Juta, tengah berbenah diri dan meningkatkan daya saing agar mampu berpartisipasi aktif dalam Masyarakat Ekonomi ASEAN. Kesuksesan acara ini tidak terlepas dari dukungan Pemprov Jabar dan Pemkot Bandung serta kerja sama dengan sejumlah media massa, seperti Pikiran Rakyat, Kompas TV, dan Radio Lita FM. 
Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Posting Komentar