Gilang Hardian, Juara Global Student Entreperneur Award tingkat Asia

Gilang Hardian (STEI Tazkia), Muhammad Syirazi (ITB), dan Valencia Arifin (La Salle College International) menjadi wakil Indonesia dalam ajang Global Student Entrepreneur Awards (GSEA) yang berlangsung di Manila, Filipina. Kompetisi pengusaha muda ini diikuti oleh 20 orang mahasiswa dari 8 negara Asia, yaitu Singapura, Malaysia, Korea Selatan, Tiongkok, Indonesia, Jepang, Filipina, dan Taiwan.

Dalam presentasinya pada kompetisi tersebut, Gilang menjadi satu-satunya peserta yang tampil dengan menggunakan bahasa ibu, Bahasa Indonesia. Namun berkat inovasi bisnisnya, nilai manfaat bagi masyarakat sekitarnya, serta faktor-faktor lain, Gilang terpilih menjadi pemenang. Atas kemenangannya tersebut, Gilang berhak memperoleh uang tunai senilai US$ 5000 dan mewakili Asia dalam kompetisi GSEA tingkat dunia yang berlangsung pada tanggal 15-17 April 2015 di Washington DC.

Ketiga mahasiswa Indonesia tersebut terpilih menjadi finalis setelah sebelumnya menjadi pemenang dalam kompetisi yang diselenggarakan oleh majalah Swa, Marketeer, dan Cita Cinta. Mereka didampingi oleh Yudha Kartohadiprodjo, Pemimpin Redaksi Majalah Femina, pembimbing mereka yang juga bertindak sebagai dewan juri untuk kontestan negara lain.

Kompetisi dibagi dalam dua putaran. Pada putaran pertama, masing-masing peserta berkompetisi dengan rekan senegaranya. Di hadapan dewan juri yang berasal dari negara-negara lain, masing-masing menampilkan keunggulan konsep bisnisnya.

Gilang Hardian membuat terobosan bisnis helm custom-made yang tahan banting. Muhammad Syirazi mewakili timnya yang bergerak di bidang inovasi teknologi dengan aplikasi untuk traveler, Logbook. Sementara itu Valencia Arifin mendalami bisnis fashion sepatu wanita. Gilang terpilih menjadi wakil Indonesia untuk bersaing di putaran final tingkat Asia dengan nilai 86.

Pada putaran final yang berlangsung di Hotel Shangrila, Makati, Gilang mendapat urutan tampil ke-5. Menghadapi tujuh orang wakil negara lain, Gilang mendapat dukungan penuh dari dua rekan dan pembimbingnya serta dari KBRI Manila yang diwakili oleh Sekretaris I Fungsi Ekonomi, Erna Herlina. Selain itu, dukungan juga datang dari perwakilan masyarakat Indonesia yang menetap di Manila.

Keberhasilan Gilang Hardian, Muhammad Syirazi, dan Valencia Arifin ini menunjukkan keunggulan kualitas generasi muda Indonesia yang tidak kalah dibandingkan anak-anak muda dari negara Asia lainnya. Komitmen mereka untuk bergerak di bidang ekonomi kreatif dan membuka lapangan pekerjaan membuktikan bahwa usia muda bukan halangan untuk berprestasi dan memberi sumbangsih kepada bangsa. Diharapkan keberhasilan mereka ini dapat menginspirasi generasi muda Indonesia lainnya.
Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Posting Komentar