Indonesia Bakal Gelar Dua Kejuaraan Tenis Putri Internasional

Demi meningkatkan level petenis Indonesia dan menambah bibit-bibit baru petenis muda, PP Pelti kembali menggelar dua kejuaraan berskala International Tennis Federation Womens' Circuit. 

Dua kejuaraaan itu adalah So Good Walikota Open di Solo, Jawa Tengah, yang digelar pada 21-27 September 2015, dan Indonesia PGN Women's PGN Women's Circuit di Elite Club Epicentrum Rasuna, Jakarta, yang akan dihelat 27 September - 3 Oktober 2015. Masing-masing kejuaraan berhadiah 10.000 dolar AS atau sekitar 144 juta rupiah. 

"Untuk babak utama di Solo yang akan menjadi unggulan pertama adalah India peringkat 548 dunia, Dhruthi Tatachar Venugopal. Sementara wakil tuan rumah Beatrice Gumulya, dengan peringkat 739 dunia menduduki posisi unggulan kelima. Di samping Indonesia akan diwakili juga petenis senior Lavinia Tananta," kata Susan Soebakti, Kabid Pertandingan PP Pelti, dalam jumpa pers di Senayan. 

"Sementara untuk andalan merah putih lainnya harus menggunakan fasilitas wild card untuk bersaing di babak utama," tambah dia. 

Dijelaskan Susan, untuk kejuaraan kali ini tuan rumah akan memberikan empat wild card untuk Solo dan empat wild card untuk Jakarta. 

Solo sendiri sudah memastikan dua nama petenis yang dapat wild card yakni satu atlet terbaik Solo, dan satu lagi diberikan kepada Jessy Rompies. Dua tiket lainnya akan diserahkan kepada PP Pelti. 

"Sementara yang di Jakarta kami berikan kepada petenis muda Deria Nur Haliza. Sisanya masih dipilih. Tentu dengan ketentuan yang ada. Artinya dilihat dari peringkat dan kemampuannya juga," sebut Susan. 

Kejuaraan di Solo akan diikuti petenis dari 12 negara yang datang dari benua Eropa seperti Rusia, Jerman, dan Belanda. Sementara negara Asia yang ikut hadir adalah Jepang, India, China, taiwan, dan Hong Kong. Dari kawasan Asia Tenggara akan turut dihadir petenis asal Malaysia, Singapura, dan Thailand.

Usai dari Solo, sebagian peserta akan melanjutkan perjalanan ke Jakarta mengikuti Indonesia PGN Women's Circuit 2015 yang akan berlangsung di lapangan tenis Elite Club Epicentrum Rasuna, Jakarta. 

Di PGN rencananya akan diikuti oleh peserta dari 18 negara yang diantaranya adalah China Taipei, Jepang, Hungaria, Belanda, India, Hong Kong, China, Swedia, Rusia, Jerman, Australia, Italia, Pakistan, Amerika Serikat, Malaysia, Thailand, Singapura, dan tuan rumah Indonesia. 

Dengan peserta main draw urutan pertama adalah Ching Wen Hsu (Taiwan) dengan peringkat ITF 358, dan petenis Indonesia yang masuk main draw adalah Beatrice Gumulya dengan peringkat ITF 739 unggulan ke-13. 

"Dari hasil dua kejuaraan ini tentu kami berharap akan banyak lagi muncul bibit-bibit baru petenis muda yang berpotensi. Kedepannya tentu petenis muda Indonesia yang ikut dalam circuit ini golnya ke SEA Games 2017," ungkap Goenawan Tedjo Sutikno, Wakil Sekjen II PP Pelti. 

"Kami sangat ingin sekali yang muda-muda bisa main di sana (SEA Games 2017). Kami ini orang petenis tentu ingin banyak regenerasi yang bermunculan. Tapi kadang-kadang memang prosesnya butuh lama. Tapi kami yakin bisa. Salah satunya dengan kejuaraan ini. Karena memang tujuannya untuk mendapat bibit-bibit baru juga," lanjutnya. 

Tak hanya itu, ia juga berharap dengan banyaknya turnamen dan kejuaraan ini tenis Indonesia bisa bangkit kembali. Tentu harus didukung dari sponsor.

"Kami setuju dengan banyaknya turnamen diharapkan bisa membangkitkan tenis Indonesia. Selain itu tentu ke depan sistem seleksi untuk pemain juga lebih ditingkatkan lagi dengan mengikuti pemain-pemain muda tentunya."
Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Posting Komentar