Indonesia–Albania Sepakati Bebas Visa Bagi Paspor Diplomatik dan Dinas

Indonesia dan Albania telah menandatangani Persetujuan Bebas Visa bagi pemegang paspor Diplomatik dan Dinas guna lebih mendorong interaksi dan kerja sama kedua negara. Persetujuan ini ditandatangani dalam pertemuan bilateral Menlu RI dan Menlu Albania, Ditmir Bushati, di New York, Amerika Serikat, di sela-sela penyelenggaraan Sidang Majelis Umum PBB ke-70.

Selain penandatanganan perjanjian tersebut, kedua Menteri juga menandatangani Memorandum Saling Pengertian (MoU) Konsultasi Bilateral RI-Albania yang menandai keinginan dari kedua negara untuk meningkatkan hubungan di berbagai bidang, termasuk perdagangan, investasi, pariwisata, pendidikan, dan kerja sama lainnya.

“Kedua negara merasa sangat senang dengan telah ditandatanganinya kedua perjanjian pada hari ini. Kedua perjanjian tersebut akan dapat lebih meningkatkan hubungan kerja sama bilateral,” ujar Menlu Retno.

Upaya untuk meningkatkan kerja sama ekonomi kedua negara menjadi perhatian dalam pertemuan bilateral tersebut. Kedua Menlu berpandangan bahwa kualitas hubungan kedua negara terus meningkat dan saat ini masih banyak peluang untuk meningkatkan kerja sama khususnya di bidang perdagangan dan investasi.

Sejumlah isu yang menjadi perhatian bagi Indonesia dalam pertemuan yakni upaya peningkatan perdagangan khususnya di bidang prepared/preserved fish and caviar, kertas, permesinan, dan karet. Menlu Retno juga menyampaikan pentingnya penguatan hubungan antarkelompok swasta sebagai motor penggerak kerja sama ekonomi kedua negara.

Dalam upaya untuk mempererat hubungan bilateral, Menlu Retno juga menyampaikan rencana pengangkatan Konsul Kehormatan RI di Albania.

“Penunjukan Konsul Kehormatan di Albania tidak saja dapat mempererat hubungan kedua negara, namun juga akan mempermudah untuk menjaga berbagai kepentingan Indonesia di Albania,” tegas Menlu Retno.

Albania merupakan mitra dagang RI ke-20 di Eropa Tengah dan Timur dengan nilai perdagangan pada 2014 mencapai USD 7,5 juta dimana RI surplus USD 5,8 juta. Adapun RI merupakan mitra dagang terbesar ke-2 di kawasan ASEAN pada tahun 2014. 
Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Posting Komentar