Inilah Alasan Tim Layar Kepri Optimis Lolos Ke PON 2016

Dunia olahraga Kepri sedang memasuki tahap-tahap krusial, pasalnya sejumlah cabang-cabang olahraga (cabor) akan menghadapi Pra Pekan Olahraga Nasional (PON) dalam waktu dekat ini agar bisa lolos ke PON 2016 di Jawa Barat.

Salah satu penyumbang medali emas rutin bagi Kepri, cabor layar akan berjuang di Pra-PON layar di Indramayu, Jawa Barat, mulai 2 Oktober nanti.

"Kami akan berangkat Sabtu ini dengan target meloloskan 13 atlet kami," kata Weng Syamsi, pelatih tim layar Kepri.

Persiapannya sudah oke sehingga membuat Weng sangat yakin akan bisa mengulang prestasi yang sama seperti sebelumnya."Mohon doa masyarakat Kepri untuk yang terbaik," katanya.

Sedangkan cabor tinju akan memulai petualangannya pada ajang Pra-PON tinju yang akan digelar di Kepri Mall, Batam, 29 September nanti. Ada 11 petinju yang dikirim dengan harapan setengahnya bisa lolos menuju PON 2016.

"Ada 11 petinju yang akan dikirim ke Pra PON nanti, dimana ada delapan petinju pria dan 3 petinju wanita," ujar pelatih tim Kepri, Erzon.

Erzon sangat mewaspadai kekuatan petinju dari Sumatera Utara, Riau, dan Sumatera Barat."Mereka sangat kuat, namun kami akan berusaha maksimal paling tidak bisa merebut tiga emas di Pra-PON," katanya.

Cabor beladiri judo juga tengah mempersiapkan diri menghadapi rentetan turnamen untuk mencari koefisien poin yang cukup untuk lolos ke PON 2016

"Di Judo, tak ada PraPon, yang menentukan keikutsertaan adalah poin," kata Ketua Harian PJSI Pengprov Kepri, Cakrawala.

Maksudnya, semakin banyak poin yang dikumpulkan dari hasil bagus di turnamen, maka berkesempatan besar mengikuti PON.

"Minimal harus dapat 8 besar biar bisa ikut PON, namun saingan beratnya adalah tim-tim dari Jawa," ungkap Cakra.

PJSI sudah siapkan tiga pejudo andal yakni Fajar Kurniawan (27), Adi Pamungkas (37), dan Darmawan Maryoko. "Mohon doa dari masyarakat Kepri agar kami bisa berusaha maksimal berikan yang terbaik," katanya.

Begitu juga dengan cabor kempo. Mereka telah mengirim 15 orang atlet untuk berlaga di ajang Pra-PON dalam waktu dekat ini dengan harapan lima diantaranya bisa lolos ke PON 2016.

Persatuan Olahraga Kempo Indonesia (Perkemi) Kepri memiliki kebijakan sendiri dengan memilih atlet muda untuk berpartisipasi di Pra-PON.

"Dalam memilih calon atlet yang akan berangkat, kami memilih anak-anak yang memiliki semangat juang yang tinggi dan ingin menang," ungkap Gustian.

Gustian mengatakan hal ini sangat diperlukan mengingat regenerasi harus dilakukan untuk mencetak prestasi pada setiap era."Di Batam, kami memiliki sektiar 10 dojo, seperti di perumahan Citramas Nongsa, Mukakuning, dan lainnya," imbuh Gustian.

Masyarakat Kepri juga patut bergembira karena ada sejumlah cabor yang sudah pasti meloloskan atletnya ke PON 2016, antara lain beladiri muaythay, golf, sepeda, dansa, dan bridge.
Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Posting Komentar