Kisah Kang Asep: Cerita Bahagia TKI di Arab Saudi

Ternyata cerita TKI yang bekerja di Arab Saudi tidak hanya dihiasi kisah sedih, pilu, penyiksaan dan ketidakberuntungan. 

Ambil contoh Kang Asep Setiawan, pengemudi asli Garut yang telah mengabdi pada majikan yang bernama Ali Hasan Al Ibrahim selama kurang lebih 5 tahun di Qatif, Provinsi Timur Arab Saudi.

Dengan senyum renyah Kang Asep datang ke KBRI Riyadh mengajukan pembuatan Perjanjian Kontrak (PK) untuk keperluan cuti ke Indonesia. Saat ditemui Pejabat KBRI Riyadh, Sekretaris Ketiga Chairil Anhar Siregar, ia buka mulut menceritakan pengalaman bekerja pada majikannya.

Selama 2 tahun bekerja awalnya Kang Asep digaji sebesar SR. 1.200 perbulan, lalu dinaikkan secara bertahap menjadi sebesar 2.000 dan hingga saat ini menerima gaji sebesar SR. 2.300 perbulan. Bahkan Kang Asep sempat berujar “Kalau saya mintapun, majikan mau menggaji SR. 2.500 perbulan sekembali dari cuti nantinya.”

Selain itu, Kang Asep juga sudah 2 kali berturut-turut menerima SR. 10.000 pertahun sebagai bonus dari majikannya atas kesediaan Kang Asep untuk menunda kepulangannya ke Indonesia.

Bayangkan! bila dikonversi ke Rupiah, dua kali bonus yang diterima Kang Asep sudah mencapai sekitar Rp. 68.000.000. Jumlah yang sangat cukup untuk menambah nafkah anak istrinya di Indonesia. Selama ini, seluruh gaji dan bonus yang diterima Kang Asep sudah dikirimkan ke Indonesia melalui jasa pengiriman uang.

Di samping itu, majikan Kang Asep juga tidak pernah memberikannya pekerjaan berat, hanya mengantar anak dan istri majikan ke sekolah di pagi hari dan menjemput mereka di siang hari. Majikan laki-lakipun tidak pernah minta diantar ke kantor. “Majikan laki-laki mah nyetir sendiri,” ujar Kang Asep. Bahkan di hari libur sekalipun, untuk berwisata ke suatu tempat, majikan menyetir sendiri kendaraannya bersama anak dan istrinya dan tidak pernah meminta Kang Asep untuk mengantar mereka.

"Semoga nafkah lahiriah yang dihasilkan Kang Asep dapat memenuhi kebutuhan anak istrinya. Ingat, jangan cepat-cepat dihabiskan, karena kelak suatu saat nanti Kang Asep pasti akan berhenti jadi TKI dan memulai hidup baru di Indonesia,” pesan Chairil sebelum berpisah dengan Kang Asep. 
Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Posting Komentar