​Kunjungan Diagnostic Mission Pererat Kerjasama Indonesia-Argentina

“Keindahan berbagi pengalaman adalah memperoleh pengetahuan baru sekaligus belajar untuk tidak mengulangi kesalahan”, demikian disampaikan Siti Nugraha Mauludiah, Direktur Kerjasama Teknik, Kementerian Luar Negeri dalam diskusi akhir kunjungan Diagnostic Mission Argentina, di Lembang.

Sebagai tindak lanjut dari penandatanganan The Agreement on Technical Cooperation (tahun 2011) dan Operating Guidelines (tahun 2014), Pemerintah Argentina telah mengirimkan Diagnostic Mission ke Indonesia. Kunjungan yang berlangsung mulai tanggal 31 Agustus  sampai dengan 5 September 2015 tersebut bertujuan untuk mendalami lebih jauh potensi Indonesia serta merumuskan secara lebih konkrit area kerja sama yang telah disepakati kedua negara.

Rangkaian kunjungan dimulai dengan Focus Group Discussion yang diikuti oleh kementerian terkait antara lain Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Sosial dan Kementerian Pertanian. Kunjungan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan lapangan dan diskusi akhir untuk menyusun rencana kerja selanjutnya.

Peninjauan lapangan dibagi menjadi 2(dua) kelompok yakni peninjauan lapangan yang dilakukan ke beberapa tempat diseputar Jakarta dan peninjauan lapangan ke Nusa Tenggara Timur. 

Peninjauan diseputar Jakarta meliputi beberapa tempat antara lain Pelabuhan Tanjung Priok (guna membahas pengolahan limbah kapal), Panti Sosial di Bekasi (PTSW Budhi Dharma, PSBK Pangudi Luhur, PSTN Tan Miyat; guna membahas penanganan masalah sosial); dan Gunung Gede Pangrango (guna membahas ecotourism). Peninjauan Lapangan ke Nusa Tenggara Timur dilakukan dengan meninjau Kupang dan wilayah sekitar guna melihat potensi pengembangan sapi potong yang dilakukan masyarakat adat NTT.

Kedua kelompok bertemu kembali di Lembang guna melihat potensi pertanian dan inseminasi buatan serta melakukan diskusi penutup. Peninjauan potensi pertanian dan inseminasi buatan sangat membuat kagum delegasi Argentina mulai dari teknologi pertanian dan inseminasi buatan hingga peran pemerintah baik dalam hal produksi maupun pemasaran.

Dalam kegiatan tersebut, tim dari Argentina yang terdiri dari Coordinator of the fund for South-South and Triangular Cooperation Kementerian Luar Negeri Argentina, Chief Cabinet for Undersecretary of Political Coordination Kementerian Pertanian, Pertanian dan Perikanan Argentina, Ahli Pertanian dari Institut Nasional Teknologi Pertanian Argentina, Duta Besar Argentina untuk Indonesia, Counsellor serta Sekretaris III Kedubes Argentina. Selama kunjungan delegasi tersebut didampingi oleh Kasubdit I Direktorat Amerika Selatan dan Karibia, Kasubdit Wilayah Amerika dan Eropa dan Kasi Wilayah Amerika, Direktorat Kerjasama Teknik, Kemlu.
Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Posting Komentar