Masuk Logo Asian Games 2018, Palembang Lebih Antusias Geber Persiapan

Ketua Panitia Lokal Asian Games di Sumatera Selatan, Muddai Madang, menyebut bakal lebih antusias menyiapkan diri setelah Palembang dimasukkan dalam logo bersama cendrawasih dan Jakarta. 

Keinginan Palembang untuk tak sekadar menjadi daerah yang ketempatan pelaksaan Asian Games 2018 terkabul. Berdasarkan keputusan 34th General Assembly OCA di Ashgabat, Turkmenistan, pada 15-16 September menyebutkan "Jakarta-Palembang 2018 Asian Games" sebagai nama resmi pesta olahraga bangsa-bangsa se-Asia. 

Salah satu poin plus yang dinilai amat signifikan terkait promosi daerah. Mereka juga bakal lebih gampang melakukan fasilitas penunjang. 

"Secara logika Palembang memang harusnya masuk dalam tagline karena sudah tanda tangan di Host City Contract (HCC). Lagipula apa salahnya sih, buktinya setelah diperjuangkan bisa," kata Ketua Panitia Lokal Asian Games di Sumatera Selatan, Muddai Madang, ketika dihubungi wartawan. 

"Ini juga sebagai bentuk pertanggungjawaban kami kepada masyarakat karena acara itu kan juga pakai dana daerah," jelas dia. 

Memasukan dua nama dalam title Asian Games memang menjadi yang pertama kali pada perhelatan multicabang yang diikuti negara-negara se-Asia itu. Jakarta dinilai butuh kota pendamping untuk menjamu para kontestan nanti. 

Di penyelenggaraan Asian Games sebelumnya yang digelar di Guangzhou, China dan Doha, Qatar di dalam title hanya disematkan satu nama saja, yakni nama lokasi dimana perhelatan dilaksanakan. 

Meskipun disetujui, keputusan OCA yang dibacakan Presiden OCA, Sheikh Ahmad, itu pun bersyarat. Sheikh meminta agar upacara pembukaan dan penutupan Asian Games ke-18 itu tetap digelar di Jakarta karena Jakarta adalah ibu kota negara. Selain itu, Jakarta tetap sebagai pemimpin pelaksanaan penyelenggaraannya sesuai diatur dalam HCC. 

"Kalau soal itu (pembukaan dan penutupan) itu urusan pemerintah. Lihat nanti saja bagaimana keputusan pemerintah. Kami bukan melunak tapi kami menunggu hasilnya saja," simpul Mudai yang juga Ketua KONI Sumsel ini. 

Sebelumnya, Menpora Imam Nahrawi menginginkan dua kota itu, baik DKI Jakarta dan Palembang bisa mendapat perlakukan yang adil terkait perhelatan pembukaan dan penutupan Asian Games 2018. Pembukaan di DKI Jakarta, sedangkan penutupan dilaksanakan di kota Palembang.
Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Posting Komentar