Modul Maritim Tercanggih dalam Sejarah Diklat Diplomatik Senior di Kemlu RI

Pusdiklat Kemlu terus meningkatkan kualitas program-programnya. Diklat Diplomatik Senior adalah contoh bagus perbaikan terus-menerus guna membekali pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan para diplomat senior untuk menghadapi dunia modern yang semakin terhubung secara global.

Disebut "Sesparlu" dari singkatan nama lamanya, pelatihan diplomatik tingkat tertinggi tersebut menyambut 2015 dengan kurikulum yang dirancang untuk pembelajaran-dewasa, dengan diskusi dan terjun langsung dengan para pakar di bidangnya masing-masing. Modul Maritim yang baru saja berlangsung pekan lalu adalah satu contoh, menunjukkan komitmen Sesparlu terhadap pembahasan yang berbobot mengenai kebijakan dan manajemen untuk para diplomat di tingkat senior.

Modul tersebut dimulai dengan mantan Sekretaris Kabinet Andi Wijayanto yang juga merupakan pengamat pertahanan, yang menggambarkan konteks makna Konsep Maritim Dunia yang dibayangkan oleh para pemimpin negeri saat ini. Sebagai penyeimbang pendapat-pendapat tersebut, pembicara selanjutnya adalah akademisi Abd Rahman Hamid, dosen Jurusan Sejarah pada Universitas Hasanudin di Makassar, yang juga menggambarkan Indonesia sebagai Indonesia sebagai kekuatan maritim sejak zaman dahulu kala.

Di hari kedua, para peserta sudah siap untuk mendengarkan Kepala Staf Angkatan Laut yang melakukan langkah bersejarah yaitu sebagai KASAL pertama yang datang dan berbicara pada Pusdiklat Kemlu. Dengan kebebasan untuk bertanya, kelas membahas hal-hal yang menyangkut kepentingan nasional, khususnya tantangan yang dihadapi oleh para diplomat Indonesia di lapangan, termasuk dalam mempromosikan kerja sama antar negara namun dengan tetap menjunjung tinggi kedaulatan wilayah RI.

Pembahasan dibuat lengkap dengan pemaparan tentang potensi ekonomi dari sumberdaya kelautan Indonesia yang disampaikan oleh Dr. Arif Satria, Dekan Fakultas Ekologi Manusia pada Institut Pertanian Bogor yang sekaligus membahas hambatan teknologi yang dihadapi oleh para pelaut tradisional.

Pada kesempatan lain, para peserta mendapatkan uraian tentang bagaimana diplomat memainkan peran penting dalam mempromosikan kepentingan maritim sebagaimana disampaikan oleh Deputi Menko Polhukam, yang juga berasal dari Kemlu sebagai pakar perbatasan kelautan dan perbatasan negara, Bapak Arif Havas Oegroseno. Berikutnya adalah presentasi dari Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut yang memberikan sudut pandang yang lebih dekat mengenai beratnya tugas perlindungan perbatasan kelautan di negara kelautan yang begitu besar yang memiliki kapal patroli yang begitu sedikit, terutama kapal selam.

Untuk memberi perspektif pada masyarakat asing tentang sumberdaya kelautan Tanah Air yang begitu luas, Sesparlu juga mengundang Duta Besar China, Mr Xie Feng, yang menjabarkan bagaimana penyegaran perhatian Indonesia kepada potensi kelautannya sesungguhnya selaras dengan konsep Jalur Sutera Kemaritiman yang diumumkan oleh China. Meskipun China bukan negara kelautan yang luas seperti Indonesia, namun kepentingannya dalam mengamankan lingkungannya sama besarnya dengan Indonesia, dan mungkin lebih besar.

Dengan setiap Angkatan, peserta Sesparlu mendapatkan modul Kemaritiman yang lebih baik, sehingga para peserta mendapat manfaat langsung sebelum mereka kelak mengemban jabatan Direktur atau pembuat kebijakan di Kemlu atau K/L lainnya. Direktur Sesparlu Bapak Odo Manuhutu menegaskan bahwa isu Maritim bukan hanya topik yang sedang hangat setelah disebut oleh Presiden Joko Widodo setelah pelantikannya, namun menjadi pengembangan alamiah dari kurikulum Sesparlu berdasarkan kondisi nyata Indonesia: sebuah negara kelautan di mana hanya 30% terdiri dari daratan.

Para diplomat yang berjuang untuk melindungi kepentingan nasional Indonesia kini semakin sadar mengenai bagaimana kepentingan kelautan mempengaruhi setiap aspek kehidupan warga Indonesia. Dengan kata lain, masa depan bangsa.
Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Posting Komentar