RI-Chile Sepakat Wujudkan “Plan Of Action” Kerjasama Bilateral

“Saya setuju dengan usulan Ambassador Jose Manuel Silva untuk menuangkan hasil FKB Indonesia-Chile dalam Plan of Action” karena sangat riil dan berorientasi pada aksi,” demikian pernyataan Ketua Kelompok Kerja Diplomasi Ekonomi Kementerian Luar Negeri Duta Besar Ngurah Swajaya pada pertemuan dengan Ambassador Jose Manuel Silva dalam Forum Konsultasi Bilateral RI-Chile ke-4 di Santiago, 28 September 2015.

Draft MOU Kerjasama RI-Chile di bidang Kelautan dan Perikanan yang juga mencakup kerjasama penanggulangan Illegal, Unreported and Unregulated (IUU) Fishing dan teknologi pengolahan perikanan, diharapkan dapat segera ditandatangani dan diimplementasikan. Indonesia juga menjajagi kemungkinan menjalin kerjasama dengan Chile di bidang olah raga Sepakbola dan pertukaran siswa yang disambut baik oleh Chile dengan penawaran program “working holiday”.  

Dubes Manuel Silva menegaskan keinginan Chile untuk segera memulai pertemuan kedua perundingan perjanjian kerjasama kemitraan ekonomi komprehensif (Indonesia-Chile Comprehensive Economic Partnership Agreement7 IC-CEPA) untuk meningkatkan nilai perdagangan yang saat ini tercatat sebesar US 419 juta pada tahun 2014.

Kedua pihak juga sepakat menjajagi peningkatan investasi, termasuk bidang infrastruktur untuk memanfaatkan potensi pasar yang besar di Indonesia, termasuk dalam kerangka ASEAN maupun pasar Chile dalam konteks Pacific Alliance. Secara total, ASEAN memiliki potensi 600 juta penduduk dengan PDB sebesar US$ 2,5 trilyun dan Pacific Alliance dengan penduduk 214 juta jiwa dengan PDB sebesar US$ 2,1 trilyun (37% dari GDP Amerik Latin).

Untuk meningkatkan jumlah wisatawan Chile ke Indonesia, Dubes Ngurah Swajaya menawarkan Familiarization Trip Program bagi para Tour Operator Chile untuk lebih mengenal Indonesia dan bertemu dengan mitra mereka di Indonesia guna menyusun paket wisata Indonesia di Chile. Indonesia juga mengundang investor Chile di bidang infrastruktur seperti proyek pelabuhan laut, bandara dan energi.

Dalam bidang politik keamanan, Indonesia mengundang partisipasi Menteri Pertahanan Chile di dalam International Defense Dialogue (JIDD) tahun 2016. Delegasi Chile juga memberikan konfirmasi partisipasi Angkatan Laut Chile untuk hadir sebagai observer dalam Multilateral Naval Exercise Komodo ke-2 di Padang, Sumatera Barat, 12-16 April 2016. Diinformasikan juga bahwa “Esmeralda Tall Ship Chile”  akan berkunjung ke Bali tahun 2016.

Kedua pihak juga bertukar pandangan mengenai isu-isu regional dan internasional yang menjadi kepentingan bersama, seperti ASEAN, Aliansi Pasifik dan FEALAC. Di samping itu, kedua pihak juga membahas kerja sama saling dukung untuk pencalonan di berbagai forum internasional, termasuk pencalonan Indonesia sebagai anggota tidak tetap DK PBB periode 2019-2020.

Hubungan diplomatik Indonesia – Chile dibuka sejak tahun 1955 dan tahun ini kedua negara memperingati 50 tahun hubungan diplomatik tersebut dengan penyelenggaraan Dinner “Flavors of Chile” oleh Kedutaan Besar Chile di Jakarta tanggal 1 September 2015 dan penyelenggaraan Seminar TTI oleh Kedutaan Besar Indonesia di Santiago pada 29 September 2015. Dalam konsultasi bilateral ini, kedua delegasi sepakat untuk melakukan “Pameran Dokumentasi Sejarah 50 Tahun Hubungan Diplomatik RI-Chile” di masing-masing Kedutaan Besar kedua negara di Jakarta dan Santiago.
Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Posting Komentar