Satelit LAPAN-A2 Sampai di Orbit, Siap Jadi 'Mata' Untuk Laut Indonesia

Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) meluncurkan satelit buatannya, Lapan A2/Orari dengan menumpang dari satelit India, Astrosat. Setelah diluncurkan pukul 11.30 WIB, kini satelit Lapan A2/Orari telah berhasil menempati orbitnya.

"Lapan A2 sudah separasi," ujar Kepala Lapan Thomas Djamaluddin di gedung Lapan, Jl Pemuda, Rawamangun, Jaktim.

Tepuk tangan membahana terdengar dari ruangan tempat menyaksikan peluncuran live streaming di Lapan. Tampak di lokasi peluncuran di India, para ilmuwan juga bertepuk tangan tak kalah meriah.

Mereka langsung berdiri dan saling berpelukan. Wajah mereka tampak sumringah dan cerah.

"Sekarang tugas berat kita telah menanti. Ilmuwan di satelit Rancabungur, Bogor dan Biak, Papua sedang berusaha keras memantau perkembangan Lapan A2," ujarnya.

LAPAN A2 sebenarnya sudah selesai pada tahun 2012 dengan tahap perancangan, pembuatan, dan pengujian di dalam negeri. LAPAN A2 berbeda dengan 'kakaknya' yakni LAPAN A1/LAPAN-TUBSAT karena telah menggunakan teknologi satelit mikro, sehingga selangkah lebih maju.

LAPAN A2 diorbitkan dekat dengan equator atau garis khatulistiwa dengan inklinasi 6° pada ketinggian 650 kilometer. Misi dari satelit berbobot 78 kilogram tersebut adalah memantau permukaan bumi, identifikasi kapal laut, dan komunikasi radio amatir (ORARI).

Satelit karya anak bangsa ini dibenamkan kamera analog dengan resolusi 5 meter dan kamera digital dengan resolusi 4 meter. Satelit ini pun siap untuk menjelajahi Indonesia sebanyak 14 kali dalam sehari.

LAPAN A2 juga dibekali dengan Spaceborne Receiver Automatic Identification System dengan cakupan ribuan kilometer. Tentu saja teknologi ini ditujukan untuk memantau lalu lintas kapal, operasi keamanan laut, perikanan, dan eksplorasi sumber daya kelautan Indonesia. 
Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Posting Komentar