Siswa Indonesia Raih 3 Emas The 6th Asean+3 Teacher Workshop & Student Science Camp di Korsel

Siswa Indonesia kembali mencetak prestasi membanggakan. Kali ini, 5 siswa SMP dari Semarang yang mewakili Indonesia dalam lomba sains internasional berhasil menyabet 3 medali emas, 1 medali perak, 1 medali perunggu, dan special award “Da Vinci Science Prize” di ajang The 6th Asean+3 Teacher Workshop & Student Science Camp yang digelar di Changwon City, Korea Selatan.

Para siswa berprestasi yang mempersembahkan medali emas adalah Bthari Prahita Putri Firmandjaja dari SMPN 5 Semarang, Muhammad Zinedine Alam Ganjar dan Radya Wafi Adyatma dari SMPN 2 Semarang. Untuk medali perak diraih Putra Dluha Rochmatullah, dan medali perunggu disabet oleh Yuniarhiza Srikandi Fiandini, keduanya siswa SMPN 2 Semarang. Radya Wafi Adyatma juga berhasil meraih penghargaan best student “Da Vinci Science Prize” dan mendapatkan beasiswa penuh di universitas di seluruh negara ASEAN+3 Centre for The Gifted in Science (ACGS).

Selama sepekan, para siswa dari berbagai negara mengikuti student science camp dan dibagi kelompok dengan anggota dari negara-negara lain. Mereka kemudian mempresentasikan gagasan kelompok dengan konsep The Green, Smart Home yang ilmunya diberikan selama kegiatan di camp.

Salah satu siswa yang memperoleh medali emas, Bthari mengatakan bahwa ia dan teman-teman satu kelompoknya membuat persentasi tentang rumah pintar yang bisa menyesuaikan suhu udara secara otomatis menggunakan sensor sehingga lebih nyaman dan hemat.

“Di project saya terpacu solar sel dan turbin. Ada smart teknologi, deteksi dengan sensor. Kalau tidak ada orang bisa 25 derajat celcius. Kalau musim panas bisa lebih dingin. Ada orang masuk otomatis menyesuaikan,” kata Btahri.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh ACGS tersebut merupakan event ke-6 yang diikuti siswa dari Indonesia, Malaysia, Vietnam, Brunei Darussalam, Singapura, Thailand, Taiwan, China, Laos, dan Korea Selatan. Indonesia mengirimkan 2 tim, yakni dari Jawa Tengah (Semarang) dan Jakarta yang memperoleh 3 perunggu dan 2 perak.

Siswa-siswa berprestasi dari Semarang itu dikirim oleh lembaga Duniaku Pintar Semarang yang bekerja sama dengan BPPT, APEC Mentoring Centre for The Gifted in Science (AMGS), dan ACGS sejak tahun 2010.
Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Posting Komentar