Updates from the Region: Mengajak Investor Asing Gali Potensi Ekonomi Karimun

Direktorat Diplomasi Publik, Kementerian Luar Negeri bekerjasama dengan Kabupaten Karimun menyelenggarakan acara Updates from the Region (UFTR): Free Trade Zone and Free Port of Karimun di Hotel Intercontinental, Jakarta. Acara bertujuan untuk mempromosikan potensi usaha yang ada di Kabupaten Karimun, yang merupakan salah satu dari empat free trade zones (kawasan perdagangan bebas) di Indonesia selain Batam, Bintan, dan Sabang. Acara dihadiri oleh para Duta Besar dan Diplomat Asing di jakarta, pengusaha, dan media massa. 

Dalam sambutannya, Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik, Kementerian Luar Negeri, Esti Andayani menyampaikan bahwa Karimun memiliki banyak kelebihan termasuk lokasi geografis. Karimun memiliki lokasi strategis karena merupakan bagian dari kepulauan Riau di Selat Malaka yang merupakan salah satu jalur dagang tersibuk di dunia karena dilewati 90.000 kapal per tahun.

“Dengan lokasi strategisnya, Karimun memainkan peran penting dalam doktrin Poros Maritim Indonesia Presiden Joko Widodo, terutama sebagai pusat (hub) antara Indonesia, Malaysia, dan Singapura,” tambah Dirjen IDP.

Dirjen IDP menambahkan bahwa selain lokasi strategis, Karimun memiliki kelebihan lain termasuk sumber daya manusia yang berjumlah besar, keindahan alam dan budaya, serta peraturan-peraturan yang ramah usaha dan investasi (business and investment-friendly regulation) termasuk bebas bea ekspor dan impor, bebas pajak pertambahan nilai, dan tax holiday.

Dalam sambutannya, Staf Ahli Kemenko Perekonomian Bidang Ekonomi dan Kemaritiman, Purba Robert Sianipar menyampaikan bahwa sejak ditetapkan sebagai kawasan perdagangan bebas di tahun 2007, Karimun telah mengalami pertumbuhan pesat.

“Sebelum tahun 2009, hanya ada sembilan perusahaan yang beroperasi di Karimun. Setelah penetapannya sebagai kawasan perdagangan bebas, jumlah perusahaan yang berinvestasi di Karimun meningkat pesat menjadi sekitar 150,” tambah Sahli.

UFTR merupakan forum yang diselenggarakan dua kali setahun dimana Direktorat Jenderal IDP bekerjasama dengan pemerintah daerah untuk mempromosikan potensi usaha daerah kepada para diplomat asing, pengusaha, dan investor. Sejak dimulai tahun 2007, UFTR telah mempromosikan potensi di daerah-daerah seperti Batam, Sumatera Barat, Sulawesi Utara, dan Surabaya.
Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Posting Komentar