Indonesia-Serbia Adakan Kerjasama di Bidang Kepemudaan dan Olahraga

Dalam beberapa tahun ke depan, Indonesia dan Serbia akan terlibat kerjasama dalam bidang kepemudaan dan olahraga, setelah diadakannya nota kesepahaman antara kedua negara tersebut.

Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) tersebut langsung dihadiri Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, di kantor Kemenpora Serbia, Belgrade. Imam langsung bertemu dengan Menpora Serbia Vanja Udovicic.

Dengan adanya MoU tersebut, diharapkan baik Indonesia dan Serbia dalam beberapa tahun ke depan akan bisa saling bertukar pengalaman serta pengetahuan di bidang kepemudaan dan olahraga.

Alasan Indonesia memilih Serbia sebagai partner kerjasama juga tak lepas dari suksesnya negara Eropa Timur itu melahirkan atlet-atlet berbakat khususnya di sepakbola, bola basket, dan tentunya tenis. Saat ini petenis putra nomor satu dunia adalah orang Serbia bernama Novak Djokovic.

Sementara, di awal 90-an, Serbia saat masih bernama Yugoslavia pernah menggebrak dunia sepakbola lewat para pemain berkualitas mereka macam Sinisa Mihajlovic, Dejan Savicevic, Predrag Mijatovic, dan lainnya.

"Banyak yang bisa dikerjasamakan antara Indonesia dengan Serbia baik di bidang kepemudaan maupun olahraga. Di bidang olahraga, kita tahu prestasi Serbia cukup bersinar. Mereka mempunyai petenis elit dunia seperti Novak Djokovic yang berperingkat satu dunia putra. Sementara, Serbia juga bisa berlatih untuk cabang olahraga andalan Indonesia yang sudah berprestasi internasional seperti badminton dan pencak silat," ujar Imam dalam acara penandatanganan MoU tersebut.

Imam pun berharap MoU yang sudah ditandatangani segera ditindaklanjuti dan secara langsung mengundang Udovicic, yang merupakan mantan pemain polo air top dunia itu dan pernah tampil di tiga Olimpiade, untuk berkunjung ke Indonesia. 

"Nanti kalau berkunjung ke Indonesia, saya akan ajak bermain Badminton," sambungnya.

Setelah menandatangani MoU, Imam berkesempatan melihat sport centre Serbia ditemani Udovicic. Untuk menghangatkan tubuh karena terpaan suhu dingin 8 derajat celcius, keduanya menyempatkan diri bermain tenis meja.
Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Posting Komentar