Kerugian Mengisi Bensin Sampai Luber

Banyak masyarakat pengguna kendaraan bermotor mengisi bensin sampai penuh bahkan cenderung luber. Alasan utamanya sudah tentu agar efisien, dan tidak perlu repot untuk kembali ke stasiun pengisian bahan bakar dalam waktu dekat.

Sebaiknya perilaku ini justru harus dihindarkan, sebab sama berisikonya saat mengisi bensin dalam kondisi tangki benar-benar kosong.

Menurut Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat, Environmental Protection Agency (EPA), ada beberapa penyebab mengapa tidak dianjurkan mengisi bensin hingga luber. Setidaknya ada tiga kerugian jika melakukan hal tersebut.

1. Bensin yang mengucur dari selang pengisian bisa terhisap balik ke tangki pom bensin. Kondisi ini terjadi, lantaran mesin pengisian bahan bakar yang ada saat ini sudah dibekali dengan penghisap uap bensin.

Berarti, jika selang pengisian mendeteksi bahwa bensin yang diisikan sudah penuh, penghisap akan otomatis menyedot uap bensin yang keluar dari lubang pengisian mobil atau motor.

2. Efek untuk kesehatan. Sebab, setiap bensin yang tumpah atau menguap dapat menjadi faktor penyumbang polusi udara.

3. Sudah pasti secara finansial. Sebabnya, tangki bensin butuh ruang agar bensin bisa mengembang.

Perlu diketahui, setiap tangki bensin kendaraan sejatinya selalu dibekali dengan lubang hawa. Lubang ini berfungsi untuk mengurangi tekanan yang dihasilkan bahan bakar minyak ketika ada di dalam tangki bensin.

Bila seluruh ruang tangki dipenuhi bensin, gas yang timbul hasil ekspansi BBM akan keluar dar tangki melalui selang. Artinya, bensin terbuang percuma.

Sumber : http://oto.detik.com/
Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Posting Komentar