​Peringatan HUT ke-205 Kota Bandung, The Timeless Beauty Bersama Ridwan Kamil

Don’t come to Bandung if you left a wife at home! merupakan peringatan yang perlu dicantumkan dalam brosur pariwisata Bandung Tempo Doeloe. Kalimat tersebut menunjukkan betapa Bandung dikenal karena keindahannya sehingga akan membuat banyak orang tertarik dan lupa diri.

Kini, 205 tahun telah berselang sejak kota Bandung modern pertama kali dibangun, namun pesonanya masih belum memudar. Lebih dari pada itu, selain keindahannya, Bandung pun dikenal sebagai salah satu kota yang bersejarah bagi perjuangan kemerdekaan dan diplomasi Indonesia melalui peristiwa Bandung Lautan Api dan Konferensi Asia Afrika. Keindahan dan nilai sejarah kota Bandung inilah yang ingin disampaikan kepada publik oleh Museum KAA dalam peringatan ke-205 Kota Bandung melalui kegiatan talkshow dan pameran foto yang bertemakan Bandung: Timeless Beauty.

Acara tersebut dibuka oleh Walikota Bandung, Ridwan Kamil dan bertempat di Museum KAA Jalan Asia Afrika No. 65, Bandung. Dalam sambutannya, Ridwan mengatakan bahwa kota Bandung memiliki keistimewaan tersendiri baginya dan karena kecintaannya kepada kota Bandung pulalah terdorong keinginan untuk menjadikan Bandung sebagai kota yang lebih baik lagi di masa-masa mendatang.  Salah satunya ialah dengan mendorong terciptanya lebih banyak lagi museum dan public space di Bandung guna meningkatkan indeks kebahagiaan warga Bandung.

Kepala Museum KAA, Thomas Siregar juga menyampaikan dalam sambutannya bahwa melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat berkesempatan untuk dapat mengkaji kembali dengan lebih dalam akan makna keindahan kota Bandung, selain juga memperkaya wawasan mengenai sejarah kota Bandung serta perkembangannya hingga saat ini melalui -baik itu dalam bentuk foto maupun pada saat diskusi.  Disamping itu, dengan adanya keterlibatan sejumlah narasumber dari beragam latar belakang pada kegiatan talkshow ini tentunya akan membuka cakrawala lebih luas mengenai perkembangan kota Bandung saat ini.

Hadir sebagai narasumber dalam talkshow Bandung: Timeless Beauty ini Pidi Baiq, musisi dan penulis asal Bandung yang karya musik serta tulisannya banyak menghadirkan kota Bandung sebagai latar belakang ceritanya serta Nakanwagi Orashida, Mahasiswa S2 asal Uganda yang tengah menempuh pendidikan di ITB. Selama lebih dari satu jam keduanya menceritakan pengalaman mereka selama menjadi warga dan tinggal di Bandung yang dipandu oleh Akbar Hidayah (penyiar RRI Bandung).

Selain acara talkshow dan pameran foto, pada malam harinya Museum KAA juga kembali menggelar acara Night at The Museum. Tidak kurang dari 1.500 orang telah berpartisipasi dalam kegiatan yang memberikan kesempatan untuk mengunjungi Museum KAA di malam hari ini. Melalui kegiatan yang diadakan mulai pukul 7 hingga pukul 9 malam ini, pengunjung bisa mendapatkan pengetahuan yang lebih mendalam mengenai sejarah Konferensi Asia Afrika serta perjuangan diplomasi Indonesia.

Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, diharapkan dapat tercipta citra positif museum di masyarakat yang tidak hanya dipandang sebagai tempat untuk melestarikan serta memamerkan benda koleksi atau kuno tetapi juga sebagai sarana edukasi, rekreasi dan studi. Dengan citra baik tersebut kiranya akan juga menunjang pada upaya-upaya dalam rangka pengembangan kebudayaan nasional, pendidikan generasi muda, dan peningkatan kepariwisataan.
Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Posting Komentar