Promosi Wisata Indonesia, di Bandara Changi Singapura

Kemenpar jemput bola wisatawan mancanegara dengan melakukan promosi wisata di Bandara Changi Singapura. Tari Jaipong dan permainan Sasando menarik antusias traveler di bandara sibuk tersebut.

Pemerintah Indonesia‎ terus berupaya meningkatkan angka wisatawan mancanegara. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan promosi bertajuk Indonesia Themed at Changi Airport Festival. Ini adalah pertama kalinya promosi pariwisata Indonesia dilakukan di bandara negara asing.

Terdapat dua ‎panggung mini dan beberapa stand yang memerkan kesenian dan produk-produk Nusantara di Terminal 3 Bandara Changi yang terletak di basement 2, dan transit area. Beberapa pameran yang disajikan antara lain spa Bali, kegiatan membatik, hingga seni membuat seluet.

Panggung mini yang berada di bagian depan stand akan terus menampilkan kesenian seperti tarian daerah dan musik-musik tradisional hingga 11 hari ke depan. Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Mancanegara Kemenpar I Gde Pitana membuka acara dengan pemukulan gong.

Sejumlah kesenian yang ditampilkan pada pembukaan hari ini yakni Tari Gemah Ripah, Tari Exotic Indonesia yang merupakan kolaborasi Tari Saman, Tari Legong Bali, dan Tari Topeng Jakarta. Penampilan kesenian tersebut berhasil mencuri perhatian penumpang yang kebetulan sedang melintas.

Lagu-lagu daerah Nusantara diperkenalkan pada pengunjung bandara. Beberapa di antaranya banyak yang datang ke stand informasi untuk memperoleh brosur pariwisata Indonesia.

Salah seorang warga negara Singapura, Steven mengaku sudah beberapa kali datang ke Batam. Dengan adanya acara ini, dia tahu bahwa Indonesia sangat luas dengan beragam pesona alam dan budayanya.

"Saya belum berencana ke Indonesia lagi, tapi saya ingin mengunjungi daerah lain‎," ujarnya.

Lalu mengapa Singapura? I Gde Pitana menjelaskan selain menyasar pasar warga Singapura, promosi ini juga mengincar para wisatawan yang berkunjung ke Singapura agar juga datang ke Indonesia.‎ Tak hanya itu, penumpang pesawat yang transit di Bandara Changi beberapa jam, dapat melirik Indonesia melalui panggung dan stand ini.

"Singapura sebagai hub kita. Pesawat dari Amerika, Timur Tengah, dari mana saja turun di Singapura. Itu nggak bisa dihindari,"‎ jelas Pitana.

Satu pesan yang paling ingin disampaikan di sini yakni, sudah ‎45 negara di dunia ini sudah bisa masuk ke Indonesia tanpa visa.

"Ini yang ingin kita sampaikan. Bahwa dari Singapura sudah dekat dan tak perlu visa," imbuhnya.

Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Posting Komentar