Jelang Piala Jenderal Sudirman, Atep Merasa Kondisi Sekarang Lebih Sulit

Kapten Persib Bandung Atep Ahmad Rizal tidak bermaksud mengecilkan teman-temannya. Tapi, ia lebih fokus pada persiapan dan kelengkapan tim yang belum ideal jelang turnamen Piala Jenderal Sudirman (PJS).

"Kalau berbicara optimistis, tetap optimistis. Tapi, mungkin saat ini tidak bicara target, namun kita jalani saja dulu. Kalau sudah target, tim juga harus benar-benar utuh dulu," kata Atep Rizal, Kamis (5/11) kemarin.

Menurut mantan pemain Timnas Indonesia tersebut, kondisi sekarang ini lebih sulit dibanding persiapan Piala Presiden lalu. Meski begitu, sebagai kapten Atep tetap berharap bisa mempertahankan gelar juara. Tapi, untuk mewujudkan hal itu, ia merasa berat karena tidak cukup hanya dengan bermodal mental.

"Kalaupun manajemen mengharapkan kita tetap ikut untuk sekedar partisipasi, bagi kami tidak seperti itu. Tim besar Persib akan jadi taruhannya. Apalagi kita tim juara," ujarnya.

Jumlah pemain tidak lengkap memang mengganggu pada keutuhan pelaksanaan program pemusatan latihan. Salah satu penyebab belum komplitnya tim tersebut karena beberapa penggawa masih terikat kontrak pada turnamen Habibie Cup dengan tim lain. Belum lagi dengan kendala non teknis lainnya yang kini berdampak pada pesepak bola.

Misalnya, penjaga gawang I Made Wirawan terpaksa absen latihan karena masih tertahan di Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali. Ini diakibatkan abu vulkanik dari letusan anak Gunung Rinjani, Gunung Barujari, Nusa Tenggara Barat (NTB). Padahal, kiper utama Pengeran Biru itu sudah dua kali ke bandara dan tidak jadi berangkat.

"Ya, saya akan coba lagi besok. Mudah-mudahan bisa berangkat (ke Bandung)," ungkap pemilik nomor punggung 78 itu yang sebelumnya izin pulang ke Bali untuk mengikuti upacara adat.

Dalam mematangkan kembali sentuhan bola dan kerja sama tim, di turnamen nanti Persib mempunyai jeda satu pekan dari jadwal pertandingan yang akan berlangsung. Makanya sebelum hal itu terjadi, sampai saat ini Atep terus melakukan komunikasi untuk mencari solusi. Agar Firman Utina dan para geng-nya tidak mudah disingkirkan tim lain.

"Kami sedang memperjuangkan yang menjadi hak kami dan memperjuangkan supaya tim ini tetap kembali dengan menyelesaikan permasalahan ini," terang eks pemain Persija Jakarta.

Sumber : http://www.jpnn.com/
Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Posting Komentar