Jokowi: Semua Negara Perlu Bersatu Hadapi Terorisme dan Ekstremisme

Presiden Jokowi membahas isu radikalisme dan terorisme dalam acara Working Dinner KTT G20. Jokowi meminta negara-negara harus bersatu untuk memerangi masalah ekstremisme dan terorisme ini.

Acara Working Dinner berlangsung di Hotel Reqnum Carya, Antalya, Turki, Senin (15/11/2015) malam waktu setempat. Hadir para pemimpin negara G20, di antaranya Presiden AS Barack Obama dan tuan rumah Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

Jokowi mengatakan, masalah radikalisme dan terorisme adalah sebuah tantangan yang harus dituntaskan.

"Ini merupakan tantangan yang perlu ditindaklanjuti dan disikapi bersama melalui tindakan konkret," ujar Jokowi.

Untuk itu, diperlukan pendekatan terpadu. Negara-negara harus bersatu dalam menghadapi aksi terorisme ini.

"Diperlukan pendekatan terpadu yang mengharuskan negara-negara bersatu dan mengesampingkan perbedaan politik untuk menghadapi ekstremisme dan terorisme," kata Jokowi.

Jokowi menilai, dampak negatif nyata dari konflik yang terus terjadi di berbagai kawasan dunia adalah meningkatnya migrasi ireguler. Hal ini kemudian menjadi tantangan yang serius.

"Isu migran ireguler ini telah menjadi tantangan yang cukup serius, khususnya bagi Turki dan negara-negara Eropa. Untuk menyelesaikan masalah ini, perlu terlebih dahulu menyelesaikan akar permasalahannya, antara lain dengan memastikan pembangunan berimbang, menghentikan kekerasan dan penindasan, serta menghilangkan diskriminasi dan menegakkan demokrasi," jelas Jokowi. 
Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Posting Komentar