Juwita dan Charles Raih Emas, Indonesia Naik ke Posisi Dua

Juwita Niza Wasni makin mengibarkan namanya sebagai atlet wushu top dunia. Setelah meraih medali emas Asian Games 2014, kini ia merebut gelar di Kejuaraan Dunia 2015. 

Bertanding di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (17/11/2015), Juwita berhasil meraih skor tertinggi di nomor Nandao yaitu 9,62. Anak bungsu dari enam bersaudara ini menang atas rekan senegaranya, Ivana Ardelian Irmanto yang meraih skor 9, 60 dan Lucy Ruxi Lee yang meraih skor 9,49. 

"Perasaannya senang banget. Soalnya saya tidak targetkan dapat medali yang penting masuk tiga besar saja sudah senang," kata Juwita.

Di kejuaraan dunia tahun ini, Juwita turun di tiga nomor yaitu nandao (golok), nanquan (tangan kosong), dan nangun (toya). Namun dara berusia 19 tahun ini mengaku tak terbebani dengan tugas yang ada. 

"Saya cuma ingin memberikan penampilan yang terbaik di Kejuaraan Dunia ini Karena bisa mewakili Indonesia di rumah sendiri adalah sebuah kebanggaan yang tak terkira," ucapnya. 

Sore nanti Juwita akan kembali turun di nomor Nangun. Sama seperti kedua nomor lainnya, mahasiswi semester tiga di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara ini tak ada target khusus. 

"Di nangun sama saja. Saya tidak menargetkan yang bagaimana. Yang penting tetap berikan yang terbaik,supaya tidak ada yang kecewa dan saya sendiri mainnya juga enak," ungkapnya. 

"Grogi pasti ada namanya sebuah pertandingan. Tinggal kitanya sendiri bagaimana mengontrol diri di lapangan," lanjutnya. 

Prestasi Juwita diikuti rekannya Charles Sutanto di nomor qiangshu putra. Charles unggul 0,02 poin atas pewushu Malaysia Weng Son Wong yang meraih skor 9,65. Di peringkat tiga diduduki pewushu dari Jepang Tomoya Okawa yang meraih skor 9,63. 

"Ini merupakan hari yang sangat bahagia. Saya tidak pernah menargetkan emas kedua. Saya hanya memperagakan jurus terbaik saya saat bertanding dan ternyata bisa meraih emas lagi," kata Charles dalam kesempatan yang sama. 

"Strategi khusus tidak ada, saya hanya main tenang dan peragakan jurus sebaik mungkin. Target ke depan tentu ingin menambah emas lagi di event-event selanjutnya."

Selain Juwita dan Charles, Indonesia juga mendapatkan tambahan medali perak dari nomor nandao atas nama Ivana Ardelian Irmanto. Lewat tambahan tiga medali ini Indonesia naik ke peringkat kedua, setelah hari kemarin nangkring di posisi ketiga klasemen sementara kejuaraan dunia wushu 2015.
Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Posting Komentar