Petral Bubar, Pertamina Hemat Impor BBM Rp 1,8 T dalam 11 Bulan

Sejak 1 Januari 2015, Integrated Supply Chain (ISC) resmi menggantikan peran PT Pertamina Energy Trading Limited (Petral) untuk pengadaan impor minyak mentah dan bahan bakar minyak (BBM) untuk PT Pertamina (Persero). Hasilnya, hingga pekan terakhir November 2015, Pertamina bisa hemat US$ 133 juta atau sekitar Rp 1,8 triliun (kurs Rp 13.700).

Penghematan tersebut didapat, atas langkah efisiensi yang dilakukan ISC dalam pengadaan impor minyak mentah dan BBM. Petral, mulai 13 Mei 2015 lalu dinyatakan dibubarkan oleh Pertamina. Saat ini prosesnya dalam tahap penghitungan aset dan piutang, kemudian dilaporkan ke otoritas Singapura dan Hong Kong tempat Petral berdomisili.

"Transformasi ini telah dimulai dan telah menghasilkan perubahan positif, di mana efisiensi hingga pekan terakhir November 2015 ini mencapai US$133 juta," kata Vice Presiden Corporate Communication, Pertamina, Wianda Pusponegoro, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (25/11/2015).

Wianda mengatakan, beberapa langkah nyata yang sudah dilakukan meliputi, membuka kesempatan yang sama kepada lebih banyak mitra untuk berkompetisi untuk memberikan penawaran terbaik, menerapkan proses evaluasi tender yang transparan, dan mengurangi biaya dengan penerapan skema pembayaran TT (telegraphic transfer).

"Untuk menjamin transparansi tersebut, ISC Pertamina juga menyajikan keterbukaan informasi pengadaan melalui situs resmi perusahaan," katanya.

Sumber : http://finance.detik.com/
Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Posting Komentar