Tangani Kasus Korupsi, Kejati DIY Selamatkan Uang Negara Rp 884 Juta

Kejaksaan Tinggi DIY, menyebut jajarannya berhasil menyelamatkan uang negara Rp 884 juta terkait perkara korupsi yang ditangani. Ada 11 perkara yang tengah diselidiki, salah satu diantaranya sudah naik ke tahap penyidikan.  

"Di tahap penyelidikan di Kejati DIY ada 11 perkara. Tujuh perkara dihentikan karena tidak cukup bukti, 3 perkara masih dalam tahap penyelidikan, dan 1 perkara dinaikkan ke tahap penyidikan," ujar Joko. 

Satu kasus yang naik ke penyidikan yakni perkara penyimpangan dana pembangunan Pusat Seni dan Kerajinan Kota Yogyakarta (PSKY). "Sprindiknya tanggal 30 Oktober 2015," imbuhnya.

Sedangkan perkara apa saja yang dihentikan dan masih dalam tahap penyelidikan, Joko tak bersedia menyampaikannya. 

Selain itu, di tahap penyelidikan, Kejaksaan Negeri Yogyakarta masih memprotes 3 perkara, Kejaksaan Negeri Sleman 3 perkara, Kejaksaan Negeri Bantul 2 perkara, dan Kejaksaan Negeri Wates 1 perkara. 

"Di Kejaksaan negeri Wonosari 2 perkara ditingkatkan ke penyidikan," imbuhnya. 

Di tahap penyidikan, Kejati memproses 3 perkara, Kejaksaan Negeri Yogyakarta 3 perkara, Kejaksaan Negeri Sleman 3 perkara, dan Kejaksaan Negeri Wonosari 1 perkara. "Kejaksaan Negeri Wates ada 4 perkara sudah dilimpahkan ke penuntutan," kata Joko. 

Sementara data penyelamatan kerugian keuangan negara, Joko menjabarkan, Kejati DIY selama Jannuari-Desember 2015 telah menyelamatkan keuangan negara sebanyak Rp 884.058.879.

"Kejari Sleman Rp 52 juta, Kejari Bantul Rp 100 juta, Kejari Wates Rp 50 juta," ujarnya.

Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Posting Komentar