TNI AL Diperkuat Siskomsat dengan VSAT

Demi memperkuat posisi Indonesia sebagai poros maritim, Telkom mengembangkan sistem komunikasi satelit (Siskomsat) untuk TNI Angkatan Laut yang diperkuat dengan backbone VSAT.

“Pengembangan Sistem komunikasi satelit TNI AL ini kami tujukan bagi Kapal kapal KRI, Pulau-Pulau terluar dan pasukan yang melaksanakan operasi dan latihan,” kata Direktur Enterprise & Business Service Telkom, Muhammad Awaluddin.

Beberapa solusi yang diberikan oleh Telkom adalah dengan menggunakan jaringan backbone Ku Band dan C Band. "Untuk unsur-unsur KRI kami gunakan Sistem komunikasi satelit dengan jaringan backbone Ku Band, sedang untuk yang backbone C band dengan fasilitas komunikasi data dan audio PSTN (Public Switch Telephone Network) kami gunakan untuk pulau-pulau terluar," tambahnya.

Diharapkan, dengan pengembangan sistem tersebut, pimpinan dapat melaksanakan Kodal (Komando dan Pengendalian) secara langsung baik dengan Fasilitas Data, Audio/telepon /PSTN, video maupun Video conference yang sdh di Instalasi di KRI Usman Harun dan KRI Sultan Iskandar Muda.

Siskomsat juga digunakan untuk mengirim Data Surveillance Sistem (data RadR, AIS, CAM, PSTN) Secara langsung Ke Puskodal-Puskodal (Pusat Komando dan Pengendalian) Kotamaops & Puskodal Mabesal secara langsung sehingga Kodal dapat dilaksanakan secara cepat.

Untuk Pasukan Marinir yang melaksanakan operasi latihan dilengkapi dengan Mobile Komunikasi satelit, Radio Trunking dan Backpack dengan Backbone Ku Band.

Pada kesempatan sama, Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Ade Supandi mengatakan topografi wilayah Indonesia dimana 3/4 diantaranya terdiri dari lautan memunculkan kebutuhan yang tinggi terhadap sistem komunikasi handal.

“TNI AL di tahun 2015 ini sudah harus mulai menggunakan komunikasi satelit utk menghubungkan seluruh Kapal KRI, kesatuan marinir, pembinaan pangkalan dan lainnya. Kami tidak bisa memenuhi hanya dengan komunikasi radio mengingat kebutuhan bandwidth yang relatif besar" ungkapnya.

Menurutnya, sistem yang disiapkan oleh Telkom sangat memenuhi kebutuhan komando angkatan laut. Karena pada dasarnya teknologi yang sekarang dipakai di Indonesia itu merupakan peninggalan zaman perang dunia ke dua. “Telkom datang kepada saya dengan penawaran sistem yang bagus dan lengkap,” tutupnya.

Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Posting Komentar