Blusukan ke Banten, Basuki Tinjau Waduk Kerja Sama Indonesia-Korea

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuldjono, hari ini melakukan peninjauan kemajuan pembangunan fisik Waduk Karian di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten.

"Mudah-mudahan saja mulai 2019 sudah selesai. Itu paling lambat, kalau bisa sudahimpounding danprogress fisik sudah 3,36%. Ini kemajuan dari target rencana 1% saja. Sementara pembebasan lahan sudah selesai 38,69%," kataBasuki ditemui proyek BendunganKarian, Lebak, Banten, Rabu 

Basuki menjelaskan, dana pembangunan konstruksi waduk keseluruhan merupakan pinjaman Korea Selatan. Total investasi untuk konstruksi yakni US$ 100 juta. Sementara pembebasan lahan dilakukan oleh Kementerian PUPR.

"Ini dari Korea semua konstruksinya. Ini pertama kalinya Korea Selatan ikut bangun dam, kalau jalan kan sudah sering," ujar Basuki.

Sementara untuk pengerjaan konstruksi dilakukan olehjointventure antara perusahaan asal Korea SelatanDaelim, dan BUMN konstruksi PT Waskita Karya (Persero)Tbk (WSKT) dan PT Wijaya Karya (Persero)Tbk (WIKA).

Pembangunan Waduk Karian dilakukan untuk memasok air baku untuk industri dan kebutuhan air perkotaan di Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, dan DKI Jakarta.

Setelah melalui tahap studi kelayakan yang dimulai sejak 1985 oleh JICA (Japan International Cooperation Agency), waduk akhirnya baru bisa dimulai tahapan konstruksinya pada 22 Mei 2015.

WadukKarian merupakan bagian dari pembangunan 49 waduk baru di yang dicanangkan pemerintahan PresidenJokowi hingga 2019 mendatang.

Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Posting Komentar