Jokowi Perintahkan 18 Menteri dan 4 Gubernur Sukseskan Asian Games 2018

Asian Games XVIII akan dilaksanakan pada 18 Agustus-2 September 2018 mendatang. Presiden Jokowi memerintahkan 18 menteri dan 4 gubernur menyukseskan acara itu.

Dikutip dari Situs Setkab, Selasa (23/2/2016), Jokowi menandatangani Inpres Nomor 2/2016 tentang Dukungan Penyelenggaraan Asian Games XVIII Tahun 2018 pada (12/2/2016). Jokowi menginstruksikan kepada:

1.  Menko PMK 
2.  Menko Polhukam 
3. 16 Menteri Kabinet Kerja yakni, Mensesneg, Mendagri, Menlu, Menkum HAM, Menkeu, Mendikbud, Menkes, Menteri Perindustrian, Mendag, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Menhub, Menkominfo, Menteri Pertanian, Menteri BUMN, Menteri Pariwisata, Menpora, 
4.  Sekretaris Kabinet 
5.  Panglima TNI 
6.  Kapolri 
7.  Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP)
8.  Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP)
9.  Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Nasional (Basarnas)
10. Gubernur DKI 
11. Gubernur Sumsel
12. Gubernur Jawa Barat 
13. Gubernur Banten

Dalam Inpres tersebut, Jokowi memberikan instruksi khusus pada:

1.  Menko PMK untuk mengoordinasikan perencanaan, persiapan, dan pelaksanaan penyelenggaraan Asian Games XVIII Tahun 2018, melalui dukungan fasilitas kebijakan pelaksanaan Rencana Induk Penyelenggaraan Asian Games XVIII Tahun 2018.

2.  Mendagri untuk meningkatkan pemberian fasilitasi dukungan kebijakan kepada pemerintah daerah khususnya yang menjadi lokasi penyelenggaraan Asian Games XVIII.

3.  Menlu untuk meningkatkan kerja sama dengan negara peserta Asian Games XVIII melalui perwakilan Indonesia di luar negeri maupun dengan perwakilan negara peserta yang ada di Indonesia.

4. Menkum HAM untuk memberikan fasilitasi keimigrasian yang diperlukan terhadap olahragawan dan delegasi dalam rangka persiapan dan penyelenggaraan Asian Games XVIII Tahun 2018.

5. Menkeu untuk: 
a. Memberikan fasilitasi dan dukungan teknis penganggaran yang diperlukan dalam rangka persiapan dan pelaksanaan penyelenggaraan Asian Games XVIII Tahun 2018 berdasarkan Rencana Induk Penyelenggaraan Asian Games XVIII Tahun 2018 sesuai dengan kemampuan anggaran pendapatan dan belanja negara

b. Memberikan fasilitasi teknis kepabeanan yang diperlukan dalam rangka persiapan dan penyelenggaraan Asian Games XVIII Tahun 2018 sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

6. Mendikbud untuk memfasilitasi atlet pelajar dan pelajar yang ikut serta sebagai pendukung kegiatan Asian Games XVIII serta memfasilitasi dukungan sosialisasi Asian Games XVIII di lembaga pendidikan dasar dan menengah.

7. Menkes untuk mendukung dan memfasilitasi: 
a. Pengawasan teknis medis penyelenggaraan pelayanan kesehatan Asian Games XVIII.
b. Penyediaan pelayanan medis
c. Pelayanan medis di venues
d. Fasilitas rumah sakit
e. fasilitas anti doping bekerjasama dengan Lembaga Anti Doping Indonesia.

8. Menteri Perindustrian untuk mendukung partisipasi industri nasional dalam menyukseskan penyelenggaraan Asian Games.

9. Menteri Perdagangan untuk memfasilitasi dan mempermudah kegiatan impor dan ekspor dengan dukungan anggaran pendapatan dan belanja negara untuk: 
a. Peralatan pertandingan dan seluruh barang yang diperlukan untuk penyelenggaraan Asian Games XVIII 
b. Peralatan kontingen Asian Games XVIII. 

10. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk:

a. Melakukan koordinasi dengan Panitia Nasional INASGOC (Indonesia Asian Games Committee),terkait prasarana dan sarana olahraga serta prasarana dan sarana pendukung yang akan dibangun dalam persiapan pelaksanaan Asian Games XVIII untuk mencapai sukses persiapan prasarana dan sarana

b. Mengalokasikan anggaran dan melaksanakan pembangunan/rehabilitasi prasarana dan sarana olahraga dan penataan kawasan di Komplek Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta serta melaksanakan pembangunan rumah susun sewa bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang sementara waktu selama pelaksanaan Asian Games XVIII digunakan sebagai wisma atlet di Kompleks Kemayoran, Jakarta dan Kompleks Olahraga Jakabaring, Palembang yang diperlukan dalam persiapan pelaksanaan Asian Games XVIII;

c. Melakukan langkah-langkah percepatan pembangunan prasarana dan sarana olahraga sebagaimana dimaksud dengan melakukan kerjasama teknis dengan instansi/lembaga terkait

d. Membentuk satuan tugas guna melaksanakan pengawasan pembangunan prasarana dan sarana olahraga dalam upaya percepatan persiapan penyelenggaraan Asian Games XVIII

11. Menhub untuk menyelaraskan penyediaan prasarana dan sarana transportasi baik darat, laut, maupun udara yang diperlukan dalam persiapan dan pelaksanaan penyelenggaraan Asian Games XVIII.

12. Menkominfo untuk memfasilitasi perijinan untuk broadcast, menyediakan media center, jaringan internet, sulusi teknologi informasi, dan melakukan sosialisasi.

13. Menteri Pertanian untuk memfasilitasi rekomendasi pemasukan atau pengeluaran hewan dan/atau produk hewan yang diperlukan dalam penyelenggaraaan Asian Games XVIII dan melakukan pengawasan terhadap hewan dan/atau produk hewan yang diperlukan selama penyelenggaraan Asian Games XVIII.

14. Menteri BUMN untuk memfasilitasi: 
a. Promosi Asian Games XVIII melalui badan usaha milik negara yang bergerak di bidang transportasi
b. Penyediaan fasilitas penyambutan (hospitality)  pada bandara atau pelabuhan yang dikelola badan usaha milik negara 
c. Dukungan sponsorship badan usaha milik negara sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

15. Menteri Pariwisata untuk membantu dan memfasilitasi Panitia Nasional INASGOC dalam mempromosikan kegiatan Asian Games XVIII baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

16. Menpora untuk: 
a. Menyusun, menyiapkan, dan merencanakan anggaran yang diperlukan dalam rangka persiapan dan pelaksanaan sukses prestasi dalam penyelenggaraan Asian Games XVIII bersama dengan panitia nasional INASGOC dan kementerian/lembaga/pemerintah daerah/instansi terkait

b. Memastikan persiapan dan pelaksanaan penyelenggaraan Asian Games XVIII berjalan dengan baik sesuai dengan Rencana Induk Penyelenggaraan Asian Games XVIII

c. Meningkatkan monitoring, evaluasi, dan pengawasan terhadap lembaga dan/atau organisasi keolahragaan yang terkait dalam persiapan dan pelaksanaan penyelenggaraan Asian Games XVIII

d. Melaporkan persiapan penyelenggaraan Asian Games XVIII kepada Presiden sekurang-kurangnya setiap 4 bulan atau sewaktu-waktu apabila diperlukan.

17. Panglima TNI untuk: 
a. Melaksanakan pengamanan melekat kepada kepala negara dan tamu negara selama di Indonesia berkaitan dengan penyelenggaraan Asian Games XVIII
b. Memberikan dukungan dan bantuan keamanan  terhadap kegiatan dalam penyelenggaraan Asian Games XVIII 
c. Memberikan dukungan keamanan acara pembukaan/penutupan (opening/closing ceremony)
d. Memberikan dukungan alutsista TNI yang berkaitan dengan penyelenggaraan Asian Games XVIII.

18. Kapolri untuk melaksanakan pengamanan penyelenggara Asian Games XVIII dengan kegiatan: 
a. Keamanan venues pertandingan 
b. Keamanan kantor Dewan Olimpiade Asia (Olympic Council of Asia/OCA) c. Keamanan kantor pusat sekretariat
d. Keamanan pusat penyiaran internasional (international broadcast center/IBC) dan pusat kegiatan media (main press center/MPC)
e. Keamanan kampung atlet 
f. Keamanan bandara
g. Keamanan acara pembukaan/penutupan (opening/closing ceremony)
h. Pengamanan dan pengawalan VIP 
i. Protokol keamanan 
j. Rekayasa lalu lintas

19. Kepala BPKP untuk melaksanakan kegiatan pengawasan keuangan dan mengambil langkah-langkah pengawasan keuangan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan berupa pemantauan, bimbingan, reviu, dan pembinaan terhadap akuntabilitas keuangan negara pada Asian Games XVIII mulai dari persiapan, penyelenggaraan, dan pertanggungjawaban.

20. Kepala LKPP untuk melaksanakan surpervisi proses pengadaan barang/jasa Pemerintah pada penyelenggaraan Asian Games XVIII mulai dari persiapan, penyelenggaraan, dan pertanggungjawaban.

21. Kepala Basarnas untuk memfasilitasi penanganan dalam keadaan darurat bagi atlet dan pendukung lainnya selama kegiatan Asian Games XVIII.

22. Gubernur DKI Jakarta untuk:

a. Membangun dan menyiapkan velodrome, equestrian venues, maupun infrastruktur; dan b. merencanakan, mempersiapkan, dan melaksanakan pembangunan seluruh fasilitas sebagaimana dimaksud dalam huruf a serta harus berkoordinasi dengan Panitia Nasional INASGOC dan Kementerian Pemuda dan Olahraga.

23. Gubernur Sumsel untuk: 
a. Membangun dan menyiapkan kampung atlet (athlete village) maupun merenovasi infrastruktur dan sarana pendukung lainnya
b. Merencanakan, mempersiapkan, dan melaksanakan pembangunan seluruh fasilitas sebagaimana dimaksud dalam huruf a serta harus berkoordinasi dengan Panitia Nasional INASGOC dan Kementerian Pemuda dan Olahraga.

24. Gubernur Jawa Barat untuk:
a. Merenovasi dan menyiapkan infrastruktur dan sarana pendukung lainnya
b. Merencanakan, mempersiapkan, dan melaksanakan pembangunan seluruh fasilitas sebagaimana dimaksud dalam huruf a serta harus berkoordinasi dengan Panitia Nasional INASGOC dan Kementerian Pemuda dan Olahraga.

25. Gubernur Banten untuk: 
a. Merenovasi dan menyiapkan infrastruktur dan sarana pendukung lainnya
b. Merencanakan, mempersiapkan, dan melaksanakan pembangunan seluruh fasilitas sebagaimana dimaksud dalam huruf a serta harus berkoordinasi dengan Panitia Nasional INASGOC dan Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Posting Komentar