Gelar Kejuaraan Dunia Motocross, Pangkalpinang Targetkan 50 Ribu Penonton

Mulai tahun 2017 Pangkalpinang menjadi salah satu tuan rumah kejuaraan dunia motpcross. Pihak penyelenggara membidik peningkatan jumlah turis yang datang, sementara target penonton mencapai angka 50.000 orang.

Kejuaraan dunia motocross atau Motocross Grand Prix (MXGP) rencananya digelar di kota Pangkalpinang selama tiga musim, mulai tahun depan (2017). Pangkalpinang memastikan status sebagai tuan rumah pada awal Maret lalu, saat ditandatangani kontrak dengan dengan operator MXGP, Youthstream, di Suphan Buri, Thailand.

Walikota Pangkalpinang, M. Irwansyah, menyatakan hasratnya membawa MXGP ke Indonesia demi memasyhurkan kota yang dia pimpin. Dengan digelarnya even berskala dunia itu Pangkalpinang tentu kan dapat publikasi ke seluruh dunia.

"Penontonnya bisa saja capai 50 ribu. Jadi sebenarnya ajang ini bagus selain untuk memberi dampak positif bagi pebalap kita, juga untuk menggerakan perekonomian di Bangka Belitung juga," tegas Irwansyah lagi usai melakukan penandatangan Letter of Intent (LOI) di Kantor Kemenpora, Rabu (23/3/2016). 

Sebagai pembanding, Irwansyah menyebut kalau kejuaraan nasional motrcross saja bisa menyedot hingga 20.000 penonton.

Untuk persiapan menjadi tuan rumah, Pangkalpinang membutuhkan dana yang tidak sedikit. Selain membangun sirkuit permanen yang diperkirakan akan menghabiskan biaya Rp 1-2 miliar, ada juga pembayaran commitmen fee sebesar 600 ribu euro atau setara Rp 8,8 miliar. 

"Dana 600 ribu euro itu untuk pertahun, sementara kita kontrak tiga taahun. Ya, kami masih berusaha mencari dana dari sponsor atau perusahaan CSR-nya yang mau. Tetapi jika tidak ada, opsi terakhir dari pemerintah kota. Kami siap bantu karena kami ingin menarik industri pariwisata di pulau Bangka Belitung. Tapi kalau bisa kami tetapi usahakan," kata Irwansyah. 

Sementara itu, Menpora Imam Nahrawi menyambut baik digelarnya ajang motor level internasional ini di Indonesia. Dimana tidak hanya mewujudkan mimpi pebalap-pebalap Indoensia saja, tetapi menggerakan sendi-sendi olahraga apalagi negara ini merupakan bangsa terbesar di bidang motor.

"Yang membanggakan lainnya adalah kesiapan dari kota Pangkalpinang dalam menggelar ajang motor. Ini tidak hanya bagus untuk provinsi Bangka Belitung, tetapi menjadi momentum bagi pebalap indonesia. Apalagi broadcast juga katanya membagi peluang bagi seluruh televisi lokal di Indonesia. Secara khusus kami berterimakasih," pungkas Imam.

Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Posting Komentar