Indonesia Terus Lobi OCA untuk Tambah Cabor Asian Games

Indonesia Asian Games Organizing Committtee (Inasgoc) hingga kini masih melakukan lobi-lobi untuk menambah cabang olahraga di Asian Games 2018. Dari jumlah 37 cabang yang ditetapkan Dewan Olimpiade Asia (OCA), Indonesia berharap bisa mendapat jatah lebih dari itu. 

Dewan Olimpiade Asia (OCA) sejauh ini sudah menyepakati ada 37 cabang olahraga yang akan dimainkan di Asian Games 2018. Jumlah itu terdiri dari 28 cabang olimpik dan delapan cabang non olimpik.

Sementara satu cabang non olimpik lain hingga saat ini masih belum bisa dipastikan. Ada lima cabang yang menjadi pilihan Indonesia, yakni ski air, jet ski, paralayang, bridge dan sepatu roda. 

Sebelumnya, dari Kemenpora menginginkan ada perubahan cabang di non-olimpik. Alasannya, untuk mengurangi persaingan di cabang-cabang usulan tuan rumah. 

OCA sendiri menurut Komisi Sport and Development Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Harry Warganegara Harun, memperbolehkan jika ingin mengocok ulang atau menukar dengan cabang lain yang dianggap punya peluang lebih besar untuk menghasilkan medali (emas). 

Namun untuk menambah jumlah cabang OCA masih berpatokan pada rincian 28 cabang olimpiade, 8 non-olimpiade, serta satu usulan tuan rumah. 

"Nah, tugas kami itu adalah melobi supaya dapat jatahnya bisa lebih dari satu," kata Harry, usai melakukan pertemuan dengan OCA, di Kantor KOI, Senayan, Kamis (14/4/2016). 

Harry realistis mengejar peluang di non-olimpiade karena jika hanya mengandalkan cabang olimpik, sudah pasti sulit untuk mendapatkan. "Dari lima cabang yang masih dipilih, nanti minimal kita pilih tiga besar yang peluangnya lebih. Nanti kita nego lagi. Mudah-mudahan semuanya bisa diterima OCA," tambahnya. 

Selain melobi, pihaknya juga terus melakukan komunikasi intens dengan Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, karena mereka yang lebih mengerti soal peluang emas pada cabang olahraga. 

"Kami tidak bisa beranda-andai cabang yang mana. Karena itu kami meminta Satlak dan KONI untuk menentukan supaya kami ada dasarnya. Tugas kami, melobi supaya OCA memberikan lebih dari satu cabor tambahan buat kita. Dan, ada kemungkinan untuk itu (lebih dari satu cabor," ucapnya. 

"Saat rapat Koordinasi Komite Asian Games dengan OCA 10-11 Mei mendatang akan diputus seperti apa. Mudah-mudahan analisa dari KONI dan Satlak cepat selesai," pungkasnya.


Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Posting Komentar