La Memo Raih Perunggu di Kejuaraan Rowing Asia-Oceania

Setelah berhasil meraih tiket Olimpiade 2016, pedayung Indonesia La Memo kembali mencetak prestasi di Kejuaraan dayung Asia-Oceania, di Chungju, Korea Selatan.

Memo meraih medali perunggu di nomor Single Sculls putra, setelah ‎berhasil finis di posisi ketiga dengan catatan waktu 7 menit 7,63 detik. Ia hanya kalah cepat dari pedayung tuan rumah, Kim Do Yung, yang meraih medali emas, dan atlet India, Dutu baban Bhokanal, dengan merebut perak. 

"Alhamdullilah bisa bisa lolos ke Olimpiade. Tapi tentu lewat hasil ini saya harus lebih kerja keras lagi untuk tampil terbaik untuk Merah Putih," kata Memo, Senin (25/4/2016).

Sayangnya, sukses Memo tidak diikuti oleh pedayung putri Dewi Yuliawati. Di final kelas Single Scull, Dewi hanya mampu finis di peringkat enam dengan catatan waktu terbaik 8 menit 5,74 detik. 

"Saya sudah berusaha maksimal dan saya akan berusaha memanfaatkan waktu yang tersisa untuk bisa meningkatkan prestasi dan tampil lebih baik lagi di Olimpiade," kata Dewi. 

Pasangan Tanzil Hadid/Ihram pun tidak memperoleh medali. Mereka hanya mampu menempati urutan keempat perlombaan di kelas Double Sculls putra. Karena gagal masuk tiga besar, mereka pun gagal meraih tiket ke Rio de Janeiro.

"Hasilnya memang tidak memuaskan karena gagal menempati posisi tiga. Tapi saya puas dengan usaha dan jalannya lomba tadi," ungkap Tanzil. 

Senada, Ihram mengatakan hasil lomba hari ini adalah yang terbaik. "Hanya memang keberuntungan belum berpihak kepada kami," timpal ‎Ihram. 

Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Posting Komentar