Hari Ini Festival Jajanan Pasar Nusantara 2016 Dimulai di Yogyakarta

Kementerian Pariwisata menggelar Festival Jajanan Pasar Nusantara pada 2-3 Juni 2016. Bertempat di Taman Kuliner Condong Catur, Kabupaten Sleman, Yogyakarta.

Penyelenggaraan Festival Jajanan Pasar Nusantara (FJPN) bertujuan mengangkat keanekaragaman jajanan pasar nusantara sebagai daya tarik pariwisata. Sekaligus mendukung program Pesona Indonesia dan Wonderful Indonesia yang tahun ini menargetkan 12 juta kunjungan wisatawan mancanegara dan 260 juta pergerakan wisatawan nusantara di tanah air.

Pemilihan kota Yogyakarta sendiri tak lepas dari kekayaan kuliner di kota budaya ini. Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara (Deputi P3N) Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Esthy Reko Astuty, M.Si mengatakan, "Jogja merupakan salah satu kota destinasi utama wisata kuliner di Indonesia. Berbagai macam sajian kuliner mulai dari kaki lima hingga restoran bintang lima banyak dijumpai di kota ini. Gelaran FJPN 2016 di sini sekaligus bertujuan memperkuat kota Jogja sebagai salah satu destinasi wisata kuliner, selain Bandung, Solo, Semarang, dan Bali yang telah ditetapkan sebagai destinasi wisata kuliner unggulan."

Dengan ditetapkannya 5 destinasi wisata kuliner unggulan ini diharapkan Indonesia menjadi destinasi wisata kuliner favorit dunia. Sehingga mampu meningkatkan kunjungan wisatawan yang ingin berpetualang kuliner di kota-kota tersebut.

Esthy menjelaskan, kuliner dan pariwisata merupakan unsur penting dalam ekonomi kreatif karena keduanya memberikan kontribusi yang besar terhadap ekonomi nasional serta memiliki hubungan yang erat.

Hasil penelitian menunjukan sekitar 40% pengeluaran wisatawan yang traveling di Indonesia dibelanjakan untuk kuliner. Sementara itu tahun 2013, kontribusi nilai tambah bruto sektor kuliner mencapai Rp 208,6 triliun dengan rata-rata pertumbuhan sebesar 4,5 %, menyerap tenaga kerja 3,7 juta orang dengan pertumbuhan rata-rata 0,26%, sedangkan unit usaha yang tercipta sebesar 3 juta dengan rata-rata pertumbuhan mencapai 0,9 %.

Wisata kuliner juga jadi salah satu keunggulan pariwisata Indonesia yang memiliki daya saing tinggi. Wisata kuliner merupakan bagian dari pengembangan potensi budaya (culture) sebesar 65% yang dikembangkan sebagai wisata warisan budaya dan sejarah (heritage and pilgrim tourism) 20%; wisata belanja dan kuliner (culinery and shopping tourims) 45%; dan wisata kota dan desa (city and vilage tourism) 35%.

Sementara itu potensi alam (nature) dikembangkan sebagai produk wisata bahari (marine tourism) 35%; wisata ekologi (eco tourism) 45%; dan wisata petualangan (adventure tourism) 20%.


Sedangkan potensi buatan manusia (manmade) dikembangkan dalam wisata MICE (MICE and event tourism) 25%; wisata olahraga (sport tourism) 60%; dan obyek wisata yang terintergrasi (integrated area tourism) 15%.

Kegiatan FJPN akan menampilkan aneka jajanan pasar dari berbagai daerah di Indonesia. Acara ini diisi berbagai lomba serta demo membuat jajanan tradisional yang menjadi ciri khas tiap daerah.

Penampilan grup band Letto dan kesenian tradisional rencananya turut memeriahkan FJPN tahun ini.

Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Posting Komentar