Istora Direnovasi, Indonesia Terbuka 2017 Dipastikan Tetap di Jakarta

Renovasi Istora kompleks Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, memaksa Indonesia Terbuka pindah tahun depan. PP PBSI menjamin ajang itu tetap digeber di Jakarta.

Istora termasuk bagian dari rencana pemerintah dalam renovasi Kompleks Gelora Bung Karno menuju Asian Games 2018. Maka tahun depan, Istora dipastikan tidak dapat menjamu para pebulutangkis top dunia dalam gelaran Indonesia Terbuka.

Achmad Budiharto, wakil sekretaris jenderal PP PBSI, menyebut Indonesia Terbuka akan tetap dilaksanakan di area Senayan, Jakarta.

"Tapi untuk lokasi tepatnya belum diputuskan tapi Indonesia Terbuka tidak akan keluar dari Jakarta. Perwakilan BWF bidang event Darren Parks, sudah meninjau lokasinya tapi belum memutuskan apakah memenuhi standar atau tidak," kata pria yang akrab disapa Budi, Minggu (5/6/2016).

"Dari lokasi yang kami usulkan kapasitasnya lebih kecil. Kami akan menyiasati soal penonton karena kami yakin dengan pemain-pemain muda penonton akan lebih banyak. Jadi kami belum bisa mengumumkan secara pasti di mana lokasinya," tutur dia.

Sementara itu, sekretaris BWF Thomas Lund, menilai perhelatan Indonesia Terbuka tahun ini cukup bagus. Apalagi terkait soal penonton yang tetap antusias di babak final meskipun tanpa wakil Indonesia.

"Suporter luar biasa, pemain asing juga banyak yang hadir, menawarkan hadiah terbesar, dan menyajikan hal-hal baru. Kami semua enjoy," kata Lund.

Dari sponsor utama, BCA, mempertimbangkan untuk meningkatkan jumlah hadiah total. Saat ini, hadiah USD 900 ribu.

"Ada permintaan untuk menaikkan hadiah total dan kami akan melihat di dalam internal kami sendiri. Dari tahun ke tahun--ini sebagai tahun ketiga--kami berupaya agar semua hal lebih baik, termasuk hadiah total untuk naik," kata Inge Setyawati, corporate secretary BCA. 

Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Posting Komentar