Pelajar SMP Indonesia Raih Emas Kompetisi Matematika Internasional di Thailand

Pelajar sekolah menengah pertama (SMP) yang tergabung dalam Tim Olimpiade Matematika Indonesia berhasil meraih 1 medali emas, 3 perak, dan 4 perunggu dalam ajang kompetisi matematika internasional, Thailand International Mathematics Competition (TIMC) 2016 yang berlangsung pada 14-20 Agustus 2016 di Chiang Mai, Thailand.

Indonesia mengirimkan dua tim pada TIMC 2016. Dua tim ini terdiri dari 2 team leader, dua deputy leader, dan 8 students. Kedelapan siswa yang mengharumkan nama Indonesia ini diseleksi dari 15 siswa peraih medali emas dan medali perak Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2016 di Palembang, Sumatera Selatan.

Direktorat Pembinaan SMP bekerjasama dengan Klinik Pendidikan MIPA (KPM) Bogor dalam membina calon Tim Indonesia yang akan berpartisipasi di Chiang Mai, di bawah asuhan pelatih Olimpiade Nasional dan Internasional R Ridwan Hasan Saputra.

Medali emas berhasil dipersembahkan Stanve Avrilium Widjaja dari SMPK IPEKA Plus BSD dalam kontes individu. Adapun medali perak diraih Alvin Putera Budiman dari SMP Lab School Kebayoran, dan medali perunggu disabet Hendrikus Hansen Witarsa dari SMPK 4 Penabur dan Aaron Alvarado Kristanto, SMPK Petra 3 Surabaya dalam kontes individu. Dalam kontes kelompok meraih medali perak, sedangkan kontes kelompok meraih posisi kedua dengan raihan medali perunggu.

Untuk tim D kontes individu , Nicholas Rusell Saerang dari SMPK Ipeka Sunter 2 meraih Perak, Farrel Dwireswara Salim, SMP Kharisma Bangsa (Perunggu), Markus Leonard Wijaya, SMP Theresiana 01 (Perunggu), Muflih Naufal Maxi, SMP Al Azhar (perunggu).

TIMC diikuti 296 peserta tingkat Sekolah Menengah Pertama yang terdiri dari 74 tim yang berasal dari 29 negara, yaitu: Australia, Bulgaria, Belanda, Kanada, China, Cyprus, Filipina, Ghana, Hong Kong, India, Indonesia, Iran, Kazakhstan, Laos, Lebanon, Macau, China, Malaysia, Mexico, Mongolia, Nepal, Romania, Afrika Selatan,  Korea Selatan, Sri Lanka, Taiwan, Tajikistan, Thailand, Uzbekistan, dan Vietnam.

TIMC mengujikan dua tes bagi masing-masing peserta, yaitu individu dan kelompok. Pada tes individu, peserta harus mengerjakan 12 soal isian singkat dan tiga soal uraian dalam waktu 120 menit. Sedangkan pada kontes kelompok, masing-masing tim yang terdiri dari empat siswa diminta mengerjakan 10 soal, di mana delapan soal pertama harus dikerjakan secara individu setelah tim merundingkan lebih dahulu soal mana yang harus dikerjakan selama 35 menit. Barulah dua soal terakhir dikerjakan bersama dalam waktu 25 menit.

Pada kontes kelompok, masing-masing tim dipertandingkan dalam enam grup warna yang berbeda, di mana masing-masing warna grup terdiri dari 13 dan 12 tim. “Group Contest” adalah penghargaan bagi tim. Cara menghitung nilainya adalah dengan menggabungkan tiga nilai tertinggi dari nilai individu di dalam tim.

Thailand International Mathematics Competition (TIMC) merupakan kompetisi matematika untuk siswa-siswi usia SMP paling bergengsi di tingkat internasional, sebab tingkat kesulitan soalnya sangat tinggi. Selain itu, jumlah negara yang mengikuti olimpiade ini juga semakin meningkatkan reputasi di kancah internasional.


Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Posting Komentar