Dimas Ekky Tembus Lima Besar di Portugal

Pebalap Astra Hoda Racing Team (AHRT) Dimas Ekky mencatatkan hasil apik pada dua race seri Portugal CEV International Championship.

Pada balapan di Sirkuit Algarve, Minggu (28/8/2016), Dimas Ekky berhasil finis kelima di race pertama kelas Moto2. Ia melakukan start sempurna sehingga melesat ke posisi ketiga. Akan tetapi, kesalahan yang dibuatnya di lap pertama memaksa Dimas melorot ke urutan tujuh.

Dimas lantas berhasil menaklukkan dua pebalap di depannya saat lomba memasuki pertengahan. Pada akhirnya, ia mampu menembus lima besar untuk pertama kalinya.

Di race kedua, Dimas finis kedelapan. Suhu udara yang meningkat serta tiupan angin yang kencang menjadi tantangan besar bag Dimas. Dia kesulitan mengendalikan motor dan nyaris beberapa kali jatuh.

Dengan hasil dua race itu, Dimas mendapatkan 8 poin di race kedua dan 11 poin di race pertama. Sembilan belas poin yang dikantongi menempatkan Dimas di urutan ketujuh klasemen pebalap dengan 55 poin.

"Balapan kali ini sangat berat dengan suhu yang sangat panas. Suhu udara hari ini merupakan yang terpanas dalam minggu ini. Di race pertama saya bisa menyelesaikan balapan dengan baik merebut posisi 5, di race 2 suhu lebih panas lagi ditambah hambatan angin sangat besar di trek lurus yang tidak bisa dihindari," komentar Dimas.

"Posisi ban belakang juga terus sliding, sehingga motor lebih susah dikendalikan. Di lap awal, saya sudah bisa mendekati pebalap tercepat di grup depan, tapi saya tidak berhasil mempertahankan kecepatan untuk terus mengikuti mereka. Tapi, saya banyak mendapatkan pelajaran hari ini dan bisa mengambil pelajaran berharga ketika menghadapi balap di tengah udara panas dan angin kencang. Dengan pengalaman ini, saya rasa kedepannya bisa melangkah lebih baik lagi."

Di kelas Moto3, Andi Gilang akhirnya memperoleh angka pertamana di musim ini usai finis ke-12. Pebalap AHRT ini menjalani balapan dengan pengaturan motor yang belum sempurna di sepanjang pekan. 

Kondisi balapan yang berat membuat 12 peserta terjatuh. Namun, Andi mampu mengatasi masalah ban yang kurang menggigit saat memacu motornya. Dia menunjukkan konsistensi dan kesabaran menunggu saat yang tepat untuk menyalip.

Di lap-lap terakhir, Andi bertarung sengit dengan pebala Italia Davide Pizzoli. Pada dua tikungan terakhir, Andi mampu menyalip guna menyabet posisi 12 untuk mendapatkan 4 poin.

"Saya sangat bahagia. Belum pernah merasakan rasa bahagia seperti saat ini, karena ini adalah sirkuit terberat yang saya jumpai di kompetisi CEV. Ini pengalaman saya pertama turun di lintasan ini," seru Andi.

"Sungguh tidak mudah memahami karakternya, karena banyak dihiasi tanjakan dan turunan, tapi kami terus bekerja mencari setup motor terbaik hingga akhirnya saya finish ke-12, dan meraih poin pertama saya. Saya dan tim akan fokus menghadapi balapan berikutnya di Jerez dan berusaha keras mencetak prestasi yang lebih baik lagi.'

Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Posting Komentar