Pelajar Jakarta Raih Peringkat Kedua Olimpiade Metropolis di Moskow, Rusia

Kontingen DKI Jakarta yang terdiri dari 8 pelajar SMA berhasil meraih peringkat ke-2 dalam blitz contest kompetisi tim antar kota dalam the 1st International Olympiad of Metropolises yang berlangsung di Moskow, Rusia  pada 4-9 September 2016.

Prestasi blitz contest tersebut diraih pelajar DKI Jakarta yang melalap cepat berbagai soal informatika, matematika, fisika dan kimia yang diajukan sehingga berhasil meraih nilai 68 dari score tertinggi 69 (dicapai kota Moskow) dan terendah 6 (Abu Dhabi).  Nilai yang dicapai Jakarta setara dengan Saint Petersburg yang menempati peringkat 3, tetapi Jakarta unggul enam menit lebih cepat dalam memasukkan jawaban terakhir.

Para pelajar secara individu juga berhasil mengukir prestasi, Christopher Kevin Wijaya dari SMAK Penabur berhasil meraih medali emas untuk lomba Kimia. Sedangkan Kezia Sulami dari SMA Ipeka Sunter mendapat perak untuk informatika, Maulana Ariefai dari SMU Husni Thamrin mendapat perak untuk kimia; Andrew Wiraatmaja dari SMA Theresia.

Adapun Adrianzka Mayreswara Dewa dari SMA 81 mendapat perunggu untuk matematika, Patrick Bryan Nugraha dari SMA Ipeka Integrated mendapat perunggu untuk fisika, dan Muhammad Fairuzy Teguh dari SMA 14 mendapat perunggu untuk informatika.

Dengan perolehan 1 emas, 2 perak dan 4 perunggu tersebut menempatkan kontingen DKI Jakarta dalam peringkat 2 (bersama dengan kota Minsk, Sofia, Budapest dan Yerevan). Peringkat 1 berhasil ditempati bersama oleh kota Moskow, St. Petersburg, dan Beograd.

Kontingen DKI Jakarta terdiri dari 8 pelajar kelas 11 dan 12 berusia antara 16–17 tahun dan didampingi para pembimbing matematika dan informatika Fathurin Zen Barzen, Sumarjono Darmo Keni (fisika), Jaenudin Tuhara Hatib (kimia), dan Ika Rachmawati Bargowo, Kasubbag Pelayanan Korps Diplomatik, Biro Kepala Daerah dan Kerjasama Luar Negeri  Pemprov DKI Jakarta selaku pejabat penghubung.

Para pembimbing kontingen DKI Jakarta menyatakan bahwa The 1st Olympiad of Metropolises memiliki tingkat kesulitan yang setara dengan olimpiade-olimpiade sains internasional, seperti Olimpiade Fisika, Olimpiade Matematika, dan Olimpiade Kimia.

“Raihan yang dicapai para pelajar kita dalam blitz contest sangat membanggakan mengingat Jakarta merupakan satu-satunya kota peserta dari Asia Tenggara, dan satu-satunya peserta dari kota di luar Eropa yang tercatat dalam 5 besar,” ujar Ika Rachmati.

Kompetisi the 1st International Olympiad of Metropolises yang diprakarsai Walikota Moskow Sergey Sobyanin dalam rangka Ulang Tahun kota Moskow ke-869 ini mempertandingkan bidang matematika, fisika, kimia dan informatika. Nomor lomba terbagi dalam sesi Blitz Contest serta dua ronde kompetisi utama untuk masing-masing bidang studi yang dilakukan secara individual.

Kompetisi ini diikuti para pelajar 22 kota dunia dari 18 negara, yakni Moskow, St. Petersburg, Sofia, Budapest, Beograd, Beijing, Yerevan, Minsk, Liepzig, Astana, Riga, Tallin, Almaty, Tel Aviv, Bishkek, Dusseldorf, Helsinki, Berlin, Milan, New Delhi, dan Abu Dhabi.

“Saya sangat bangga dan berterima kasih kepada para pelajar DKI Jakarta yang berhasil berprestasi pada turnamen yang baru pertama kali diselenggarakan di Rusia ini,” ujar Dubes RI untuk Rusia merangkap Belarus, Wahid Supriyadi.

Sumber: kemlu.go.id

Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Posting Komentar