Strategi Kemenpar Genjot Wisman Tahun 2016

Kemenpar menargetkan 12 juta kunjungan wisman pada tahun 2016. Berbagai langkah promosi pun terus dilakukan untuk mencapai target tersebut.

Kemenpar menggencarkan program 'hard selling' dengan mengedepankan peran digital marketing untuk kegiatan promosi dan kerjasama dengan para stakeholder dalam meraih pasar potensial di mancanegara.

“Program 'hard selling' ini sebagai terobosan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara dari pasar potensial dalam upaya mewujudkan target kunjungan 12 juta wisman pada tahun ini," ujar I Gde Pitana, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara dalam jumpa pers di Hotel Millenium, Jakarta, Selasa (28/6/2016) kemarin.

Dalam periode April hingga Juni 2016, banyak sekali upaya yang telah dilakukan Kemenpar untuk mendatangkan turis asing ke Indonesia. Untuk promosi sudah dilakukan melalui media ruang, media online hingga media elektronik. Iklan mengenai keindahan alam Indonesia pun sudah tersebar di mana-mana.

"Untuk media elektronik yang direncanakan 75.109 penayangan (iklan Wonderful Indonesia) di 36 Channel, hingga Juni 2016 sudah 26.368. Media Online kita sudah bekerjasama dengan Google, TripAdvisor, Youtube. Khusus China kita kerjasama dengan Baidu. Capaiannya dari klik," papar Ni Wayan Giri Adnyani, Sekretaris Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara.

Melalui media online, capaian klik di Google Search berjumlah 805,377 click (39%) dari total target 2,087,270 sampai Desember 2016. Sedangkan dari Google Display Network berjumlah 8,746,651 klik (60%) dari total target 14,602,801 sampai Desember 2016.

Untuk publikasi melalui media cetak internasional sampai dengan tanggal 12 Juni 2016 sebanyak 179 kali tayang atau 36%. Dilakukan juga pembuatan bahan promosi dengan 10 bahasa, yaitu Inggris, Mandarin, Korea, Jepang, Arab, Jerman, Perancis, Spanyol, Rusia dan India.

Selain itu Kemenpar juga ikut serta dalam bursa pariwisata internasional dan memfasilitasi operator tur Indonesia pada acara Table Top atau Sales Mission di luar negeri. Seperti Asia Dive Expo (ADEX) 2016 di Singapura hingga Riyadh Travel Fair di Arab Saudi.

Untuk melakukan pengumpulan dan analisis data tren global, analasis pasar dan pesaing, program percepatan telah ditunjuk 16 VITO (Visit Indonesia Tourism Officer) di seluruh dunia. Mereka juga diharapkan membantu kegiatan promosi, membantu dalam proses media placing dan membangun jejaring di target pasar.

Tak ketinggalan Festival Crossborder di Atambua serta Jayapura juga akan terus dilaksanakan untuk menarik wisatawan di perbatasan. Festival Crossborder di Atambua akan dilaksanakan setiap bulan dari Mei hingga Desember 2016. Sedangkan di Jayapura akan digelar setiap bulan dari Juni sampai November 2016. Rangkaian kegiatannya berupa konser musik, festival kuliner hingga bazaar murah.

Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Posting Komentar