Mekanik Indonesia Pertahankan Tradisi Podium

Perjuangan keras dua mekanik Astra Honda Authorized Service Station (AHASS) akhirnya membuahkankan hasil positif. Mekanik Indonesia menjadi yang terbaik kedua dalam kontes Honda Asia & Oceania Motorcycle Technician Skill Contest 2016.

Fadzar Supriadi dinobatkan sebagai mekanik terbaik kedua se-Asia Oceania seiring dengan keberhasilannya meraih podium tertinggi Honda Asia & Oceania Motorcycle Technician Skill Contest 2016.

Prestasi yang mengharumkan nama bangsa di tingkat internasional ini menjadi bukti tingginya kualitas keterampilan teknis mekanik AHASS dalam memberikan layanan purna jual terbaik.

"Saya ucapkan terima kasih kepada Fadzar dan Endro, kami AHM mengucapkan terima kasih banyak. Teruslah mengembangkan diri kalian untuk diri kalian sendiri," ujar General Manager Technical Service Division AHM Wedijanto Widarso, di Hanoi Vietnam.

"Kita bisa membuktikan, kemampuan mekanik kita tidak kalah di Asia. Artinya pendidikan di AHM sudah benar. Tujuannya bukan Menjadi jago (menjadi mekanik handal-Red), tapi untuk memuaskan konsumen. Semoga bisa membawa hikmah dan pelajaran untuk kalian semuanya," tambahnya.

Fadzar Supriadi Mekanik asal AHASS Tunas Dwipa Matra, Jakarta Selatan ini, berhasil menyisihkan puluhan ribu mekanik yang telah mengikuti berbagai tahapan seleksi di negara-negara Asia Oceania. Sekaligus menjadi yang terbaik kedua dalam menuntaskan materi uji yang dilombakan dengan tingkat kesulitan tinggi dan batasan waktu penyelesaian masalah yang diberikan.

Atas kemenangannya ini, Fadzar Supriadi berhak mendapatkan medali emas 22,74 gram setara uang senilai USD 1.100 atau Rp 14,7 juta. "Saya tidak mimpi apa-apa tadi malam, malah tidur saja saya susah. Tapi semuanya saya jalani saja, tapi memang saya yakin masuk 3 besar," ujar Fadzar.

Hal senada juga disampaikan Endro Setiaji, yang mengatakan dirinya cukup puas membuat Honda Indonesia masih berada dalam tradisi untuk menjadi 3 besar di ajang Honda Asia & Oceania Motorcycle Technician Skill Contest.

"Tadi saat kompetisi kendalanya soal waktu. Tapi tadi mulai dari awal kita tidak mengetahui nilai awal kita, jadi kita tidak bisa mengetahui strategi yang tepat poin kita kurang dimana. Namun Saya puas, karena negara kita menjadi 3 besar. Artinya tradisinya masih berlanjut bahwa Indonesia selalu masuk 3 besar," ujar Endro.

Kontes yang menguji kompetensi teknik para mekanik terbaik Honda di Asia Oceania ini disaksikan langsung oleh General Manager Motorcycle Operations Service Division Honda Motor Co. Ltd Hiroyuki Eguchi, General Manager Customer Service Division Asian Honda Motor Co. Ltd Nobuo Kannonji, General Director Honda Vietnam Minoru Kato, dan General Manager Technical Service Division PT Astra Honda Motor Wedijanto Widarso.

Honda Asia & Oceania Motorcycle Technician Skill Contest 2016 menguji kompetensi para mekanik melalui dua tahap yaitu uji teori dan uji praktek. Ketatnya persaingan antar negara, materi uji yang sulit, serta waktu penyelesaian yang terbatas membawa suasana tegang sepanjang gelaran kontes.

Pada uji teori, para peserta Honda Asia & Oceania Motorcycle Technician Skill Contest 2016 dihadapkan pada 50 pertanyaan terkait perawatan sepeda motor, teknologi injeksi, serta analisa perhitungan torsi, arus rangkaian kelistrikan, dan estimasi kecepatan sepeda motor pada rpm tertentu yang harus diselesaikan dalam waktu 60 menit.

Sementara itu pada uji praktek, para mekanik dari berbagai negara ini hanya diberi waktu 85 menit untuk menyelesaikan 20 poin studi kasus perawatan motor reguler point check 20.000 km, dengan mengacu pada prosedur standar perawatan sepeda motor Honda, penggantian komponen baik karena diagnosa pada indikator panelmeter maupun permintaan langsung dari konsumen untuk penggantian kampas rem belakang, dan juga menganalisa permasalahan motor konsumen pada alur kelistrikan motor. Peserta juga diuji kecepatan penggantian ban depan sepeda motor dalam waktu 15 menit.

"Saat awal kontes saya cukup tegang melihat waktu yang diberikan sangat terbatas untuk kasus yang banyak. Tapi saya berusaha fokus dan tenang untuk menunjukkan kemampuan saya yang terbaik dalam menyelesaikan kontes ini. Saya bersyukur semua berjalan lancar dan dapat memenangkan kontes ini. Terima kasih untuk masyarakat Indonesia yang telah memberikan dukungan kuat dari Tanah Air," ujar Fadzar Supriadi.

Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Posting Komentar