Membangun Jalan Tol Pertama di Kalimantan

Tak melulu di Pulau Jawa, pemerintah juga melakukan pembangunan infrastruktur di Pulau Kalimantan. Salah satunya adalah pembangunan jalan tol Balikpapan-Samarinda sepanjang 99,2 kilometer (km) di Desa Karangjoang, Balikpapan Utara, Kalimantan Timur.

Jalan tol pertama di Kalimantan ini dikerjakan dalam 5 seksi dengan rincian, Seksi I sepanjang 22,03 km dari Balikpapan Km 13-Samboja, Seksi II 30,98 Km dari Samboja-Muara Jawa, Seksi III 17,3 Km dari Muara Jawa-Plaran.

Kemudian Seksi IV 17,95 Km dari Palaran-Samarinda dan terakhir Seksi V 11,09 Km.

detikFinance berkesempatan mengupas tuntas proses pembangunan jalan tol ini saat berbincang secara khusus dengan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Herry Trisaputra Zuna, Selasa (20/12/2016), berikut petikannya:

Bagaimana perkembangan proyek jalan tol Balikpapan-Samarinda hingga saat ini?
Hingga saat ini, prosesnya sedang dalam tahap konstruksi. Di bagian yang tanahnya sudah selesai, mereka langsung masuk, walau memang belum banyak progresnya, tapi sudah mulai masuk tahun ini.

Kalau tanah, secara total saat ini pembebasannya sudah mencapai 83%. Yang di ujung malah di atas 90%, seksi I, seksi II, seksi III. Untuk seksi IV masih 41%, dan seksi V 52,6%. Tapi secara total tanahnya sudah 83%.

Bagaimana dengan perkembangan konstruksinya?
Kalau konstruksi kan yang bagian pemerintah sudah berjalan. Nah kalau yang porsi badan usaha baru masuk kemarin, baru mulai melaksanakan di tahap-tahap awal.

Untuk saat ini proses kontruksinya, seksi I itu sudah 54%. Seksi V itu baru di bawah 1%, baru 0,82%. Yang (porsi) badan usaha belum masuk, sedang mulai persiapan.

Berapa banyak kendaraan yang bisa dilayani jalan tol ini?
Kapasitas kan 4 lajur ya, kalau per lajurnya 2.300 kendaraan dikali kan dua, 4.600, lalu di kali 10 berarti 4.600 kendaraan per arah, per hari kendaraan yang bisa masuk.

Apa kendala yang dihadapi untuk merealisasikan pembangunan jalan tol pertama di Kalimantan ini?
Ini saja, kan lelangnya baru kemarin, terus baru ada badan usaha, sejauh ini saya lihat untuk yang ini hanya tinggal menyelesaikan tanah, dan tidak terlalu besar. Jadi nggak terlalu terkendala, dibanding yang lain.

Bila seluruh proses berjalan lancar, kapan proyek ini rampung dan bisa dinikmati masyarakat?
Awalnya kan 2019, tapi waktu di istana kan bilang 2018, itu sudah percepatan sekali. Sebelumnya jangankan mikirin ini, mikirin selesainya saja nggak. Sekarang kita mikirin tahunnya dimajukan

Kita targetkan di tahun 2018, tol Balikpapan-Samarinda sudah bisa dioperasikan semuanya.

Apa manfaat yang akan dirasakan masyarakat dengan adanya jalan tol Balikpapan-Samarinda?
Di Kalimantan, dua kota ini Samarinda dengan Balikpapan, itu kan dua kota utama. Ibu kotanya di Samarinda, tapi kegiatannya banyak di Balikpapan. Dengan jarak 99-100 km, waktu tempuhnya mungkin bisa 4 jam, padahal jaraknya cuma 100 km.

Artinya, kalau ini tersambung (jalan tol), hubungannya, kerekatannya nanti akan semakin kuat. Jadi mobilitas antar kota lebih tersambung. Untuk bandara juga, hari ini ada di Balikpapan, nanti ada yang baru di Samarinda. Semua akan terhubung.

Bagaiamana rencana pengembangan lebih lanjut proyek jalan tol ini?
Nanti mau ditambah ke Bontang, ini lagi proses, panjangnya 95 km. Dari Samarinda, jadi sebelum belok ke Samarinda nanti diteruskan ke Bontang.

Kenapa harus dibangun sampai Bontang?
Bontang kan daerah minyak, kalau kita teruskan itu ada berapa ratus kilo meter lagi kawasan industri. Ya akhirnya, nanti bisa terkoneksi dengan Kaltara. Bahkan ke perbatasan Kalimantan.

Jadi harapannya bisa menjadi stimulus pertumbuhan ekonomi baru di Kalimantan. Kalau dilihat kajiannya, apa sekarang Kalimantan butuh jalan tol? Kita nggak bisa tunggu jalan tol butuh baru dibangun. Harus kita bangun sekarang, jadi 5-10 tahun ke depan dibutuhkan, jalan tolnya sudah ada.

Kalau mau tumbuh memang seperti itu. Kalau kita lihat Trans Jawa ya, dulu Cikampek waktu dibangun, orang banyak komentar, bilang ngapain bikin tol selebar ini. Tapi hari ini kita bilang, aduh kok kecil ya, sampai harus bangun di atas.

Kapan pembangunannya dimulai? Apakah menunggu Balikpapan-Samarinda rampung?
Nggak (tidak menunggu Balikpapan-Samarinda rampung), kita sambil jalan. Kalau tanah 2017 (akan dimulai pembebasannya), ya mungkin 2018 barangkali jalan (konstruksinya dimulai), ya nanti kita lihat dulu. 

Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Posting Komentar