Tim Robot Ichiro ITS Juara FIRA Hurocup 2016 di Beijing

Mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya kembali mencetak prestasi membanggakan di kancah internasional. Kali ini, Tim robot Ichiro ITS berhasil menyabet gelar juara umum pada kompetisi robotika The 21st Federation of International Robot-Soccer Association Humanoid Robot Cup (FIRA Hurocup) 2016 yang berlangsung pada 14-18 Desember di Beijing, China.

Robot Ichiro menjadi yang terbaik setelah menyabet delapan medali. Ketua Tim Ichiro ITS Satria Hafizuddhin menuturkan bahwa prestasi ini merupakan kali pertama yang dibuat robot Ichiro di level internasional. Perjuangan itu diraih tidak mudah. Apalagi pada hari pertama timnya sempat mengalami kendala. “Tim ITS kewalahan menghadapi masalah ketidaksesuaian informasi dengan peraturan yang berlaku,” ungkap Satria.

Pada hari pertama terdapat beberapa aturan yang tidak sesuai kesepakatan pada technical meeting. Selain itu, kondisi lapangan pun kurang menguntungkan. Lokasi lomba yang dipaparkan ternyata berbeda dengan kondisi nyata. Situasi ini pun memengaruhi performa Ichiro dalam mengikuti pertandingan.

“Tim lawan dari negara lain pun melontarkan pendapat yang sama. Peserta FIRA banyak merasa kesusahan mendapatkan poin,” lanjut dia. Meski demikian, kata Satria, Ichiro tak mau patah semangat. Tim ITS tetap optimistis dan terus berupaya menyesuaikan dengan peraturan yang baru mereka temukan. Perjuangan keras itu tak sia-sia.

Satria mengaku senang dengan kemenangan itu. Terlebih, lomba itu juga diikuti oleh peserta dari tujuh negara lain, di antaranya China, Malaysia, Taiwan, Meksiko, India, Korea, dan Kanada.

“Sedangkan, total pesertanya ada sekitar 23 tim dari berbagai negara itu termasuk dari Indonesia sendiri,” ujar Satria.

Robot Ichiro I berhasil meraih 3 medali emas dan 1 medali perak dengan perolehan juara 1 kategori maraton, juara 1 kategori sprint, juara 1 kategori soccer , dan juara 2 kategori halang rintang. Tidak hanya itu, dari sekian banyak juara yang diraih dengan total skor 38, robot Ichiro I pun memperoleh tambahan penghargaan sebagai Juara Umum III. Pencapaian robot Ichiro II pun tak mau kalah.

Robot ini mampu mengantongi tiga medali perak dan satu medali perunggu dengan perolehan juara 2 kategori maraton, juara 2 kategori sprint , juara 2 kategori soccer , dan juara 3 kategori weight lifting. Atas pencapaian dengan total skor 40, robot Ichiro II dinobatkan sebagai juara umum II. Satria menerangkan, capaian itu tak lepas dari dukungan dosen pembimbing Muhtadin, pendamping tim Rudhy Ivan Noor, serta keluarga besar ITS dan KBRI di Beijing.

Selain itu, tim Ichiro yang beranggotakan enam mahasiswa juga telah menyiapkan dengan baik sebelum bertanding di kompetisi ini. “Hampir setiap malam mempersiapkan. Mulai dari pemrograman, elektrik, dan mekanik,” ujarnya. Muhtadin merasa bangga atas apa yang telah dicapai anak didiknya.

Kemenangan tersebut menjadi pelecut bagi tim ITS untuk meraih prestasi lebih baik ke depannya. “Capaian ini sangat memuaskan. Kami bersyukur dapat mengharumkan nama Indonesia dan ITS, terima kasih atas dukungan yang kuat dari berbagai pihak,” ujar Muhtadin. Sebelum berlaga di Beijing, tim ITS sebelumnya menjuarai Kompetisi Robot Sepak Bola Indonesia (KRSBI) di tingkat nasional.

Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Posting Komentar