RI Layak Jadi Raja Sawit Dunia

Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) Kelapa Sawit memastikan, Indonesia telah memberikan pengaruh besar bagi dunia di sektor kelapa sawit.

Direktur Utama BPDP Kelapa Sawit Bayu Krisnamurthi mengatakan, fakta bahwa Indonesia memberikan pengaruh karena sebagai produsen dan ekspor minyak sawit terbesar.

"Kepemimpinan Indonesia di global juga sudah sebagai internasional sertifikat palm oil di dunia," kata Bayu saat sambutannya di acara Pertemuan Nasional Sawit Indonesia 2017 di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (2/2/2017).

Selama 2016, nilai ekspor produk sawit mencapai US$ 17,8 miliar atau naik 8% dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar US$ 16,5 miliar. Meski nilai ekspor naik, namun secara volume mengalami penurunan sebesar 2%. Pada 2016, volume ekspor CPO mencapai 25,7 juta ton sedangkan tahun sebelumnya mencapai 26,2 juta ton.

"Sawit Indonesia di 2016 kontribusi 12,3% dari total ekspor, 13,05% dari total ekspor non migas, 2013 angka itu baru 8%," tambahnya.

Produk hilir sawit yang diekspor oleh Indonesia juga sudah mencapai 54 jenis atau tumbuh 6%. Menurut Bayu, selama ini produk ekspor kelapa sawit terkesan hanya produk cair atau olahan cair.

"2016 pangsa ekspor biomasa 28%, ada permintaan besar dari Jepang dan Korea, Indonesia adalah pionir untuk bio energi dan kita punya bahannya, negara lain juga sudah memulai dan harus kita cermati," jelasnya.

Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Posting Komentar