Satria Muda Kalahkan Pelita Jaya

Satria Muda Pertamina Jakarta tampil oke untuk mengalahkan Pelita Jaya dengan skor 88-61 dalam pertandingan Indonesia Basketball League (IBL) seri II Jakarta, Sabtu (4/2/2017) malam WIB.

Dalam kemenangan di Britama Arena Mahaka Square tersebut, Satria Muda langsung melesat 28-18 pada pertengahan quarter pertama, sebelum akhirnya menutup tiga kuarter berikutnya dengan skor 88-61.

Para pemain Satria Muda mayoritas memiliki perolehan poin yang merata. Christian Ronaldo Sitepu mendapat 15 poin, hasil sama yang diperoleh Muhammad Rizal Falconi. Sementara Arki mendapatkan 9 poin, 2 offensive rebounds, 7 defensive rebounds, dan 2 assists. Begitu dengan Juan Laurent Kokodiputra yang mendapatkan total sembilan poin.

Pelatih Satria Muda Youbel Sondakh mengapresiasi hasil itu. Menurutnya kemenangan tak lepas dari semangat untuk mendedikasikan sesuatu kepada Rony Gunawan, mantan pemain SM yang baru-baru ini pensiun -- ia sekarang memegang jabatan Vice President PT Indonesia Sport Venture, perusahaan yang menaungi tim Satria Muda. Rony Gunawan hadir langsung dalam pertandingan tersebut.

"Puji Tuhan anak-anak main bagus. Ini karena ada momen Rony Gunawan juga, jadi mereka memang sudah berniat untuk memberikan hasil terbaik buat Rony," kata Youbel.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Christian Ronaldo Sitepu. Menurutnya, selain ia dan rekannya mengikuti apa yang diintruksikan oleh tim pelatih, kemenangan ini juga termotivasi faktor Rony Gunawan.

"Momen Rony menambah semangat kami untuk bisa memenangkan pertandingan dan api kami membara. Kami pun sebenarnya sudah mempersiapkan hari ini usai seri I di Surabaya, supaya serapi mungkin mainnya dan mengikuti arahan coaching staf," kata Ronaldo.

Sementara itu, pelatih pelita Jaya Johanis Winar mengaku permainan timnya memang tidak sesuai dengan rencana.

"Pada game tadi kami tidak bermain sebagus biasanya. Pada awal breafing saya sudah katakan jika situasi pertandingan nanti bakal ketat, keras, sehingga apapun kami harus kontrol situasinya. Tetapi ternyata tidak bisa," kata pelatih yang biasa dipanggil Ahang ini.

"Awal kuarter pertama ketinggalan mungkin tidak masalah karena masih ada tiga kuarter lainnya. Tetapi di kuarter kedua tim kami pecah. Satria Muda pun runningnya tinggi banget. Selain itu, karena mereka sudah sering latihan di sana jadi lebih mudah sehingga kami pun ingin mengejar tidak bisa," ungkap dia.

Selain itu, faktor kekalahan hari ini juga dipicu tidak adanya pemain big man Adhi Pratama Prasetyo Putra. Adhi absen karena mengalami cedera meniscus pada saat pemusatan latihan tim nasional menuju SEA Games 2017 Malaysia.

"Sudah pasti ketidakhadiran Adhi mempengaruhi. Karena kan biasanya Nyoman Indrawan dan Adhi selalu berdua untuk ambil skor. Pilarnya di sana. Tetapi harusnya ini tidak menjadi alasan di games ini. Kami harus konsisten jalan," pungkasnya. 

Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Posting Komentar