Menikmati Pesona Bawah Laut di Raja Ampat Tanpa Snorkeling, Bisa!

Perairan Raja Ampat memang begitu bersih dan jernih. Di sejumlah spot, tanpa berenang pun ikan-ikan cantik serta koral sudah kelihatan dari permukaan.

Berlibur di Raja Ampat tentu jadi surga bagi pecinta laut. Snorkeling atau diving jadi kegiatan yang bisa jadi wajib hukumnya.

Namun, keindahan laut dan pantai di Raja Ampat barangkali terlalu memanjakan mata. Hingga di beberapa lokasi, untuk menikmati keindahan ikan-ikannya, turis tak perlu snorkeling atau pun diving.

Dari permukaan, tampak jelas beragam ikan warna-warni berenang di beningnya air laut. Apalagi jika traveler berada di sana saat cuaca cerah sempurna, permukaan air laut biru bening seperti kaca.

Seperti saat detikTravel berkesempatan mengunjungi Pulau Arborek, Kabupaten Raja Ampat, bersama peserta Wisata Bahari 'Let's Go To Raja Ampat' bersama PT Pelni pekan lalu.

Mulai dari ikan dengan corak garis hitam putih, biru mencolok dan warna-warni lainnya bisa kita nikmati sambil duduk di atas dermaga kayu yang ada di pinggir pantai.

Tak hanya itu, gerombolan ikan-ikan cantik itu juga sangat jinak dan tak takut dengan manusia. Genggamlah makanan ikan dan masukkan tangan kamu sedikit ke dalam air, gerombolan ikan akan langsung mengerubutinya. Menyenangkan sekali.

Tak hanya gerombolan ikan, detikTravel juga bisa melihat dengan jelas bintang laut berwarna biru mencolok dari atas dermaga.

Meski bisa dilihat jelas dari permukaan air, sudah pasti traveler malah akan semakin tergoda untuk nyemplung dan bisa berenang di antara ikan-ikan cantik di sana.

Jika di Pulau Arborek, spot snorkeling yang ramai dikunjungi turis ada di bawah dermaga kayunya. Harus hati-hati saat snorkeling di sana.

Selain areanya yang tak luas, tiang-tiang dermaga yang saling berdekatan dan ada sejumlah soft coral serta hard coral yang tumbuh di sana sangat rentan tertabrak kaki atau fin. Apalagi jika traveler snorkeling bersama-sama pengunjung yang lain.

Yang terpenting, pesan seorang pemandu wisata Ranny, siapapun dilarang menyentuh makhluk hidup di dalam laut. Kelestarian alam tentu menjadi yang utama.

"Kadang ada yang tak tahan ingin pegang bintang laut. Tapi jangan, tidak boleh ya," ujar Ranny.

Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Posting Komentar