Nia Novitasari Juarai Kontes Bahasa Jepang di Mito Ibaraki

Membawakan tema “Saya orang bumi,” Nia Novitasari berhasil menjuarai Kontes Bahasa Jepang ke-26  yang diselenggarakan pada 12 Februari lalu di Perfektur Ibaraki, Kota Mito, Jepang.

Gadis berjilbab usia 23 tahun ini bercerita mengenai pertemuannya dengan anak-anak Jepang yang memang lain dengan orang Indonesia. Namun, setelah didekati anak-anak lain bangsa itu akhirnya menjadi teman dekat.

“Bagus bahasa Jepang sang juara kemarin, lancar, maka pantaslah untuk menjadi juara,” kata Miyako Isaka, eksekutif dari divisi pertukaran budaya Perfektur Ibaraki.

Nia merasa senang sekali merasa pesannya sebagai muslim tersampaikan ke masyarakat sekitarnya. “Ini tempat saya bukan kota besar seperti Tokyo atau Osaka, tetapi di Oarai Ibaraki umumnya industri perikanan dan saya pun paruh waktu kerja di bidang perikanan,” papar Nia.

Setelah tiba di Oarai Nia melihat perbedaan anak-anak Indonesia dan anak Jepang. Dia berusaha dekati dan ternyata bisa menjadi sahabat sesama anak muda Jepang dengannya.

“Bahkan saya melihat akhirnya mereka bisa melihat yang pakai jilbab ternyata ya orang biasa, bukan yang menakutkan seperti ISIS. Alhamdullillah mereka mengerti semua akan sikap kita sebagai muslim wanita berkerudung di Jepang,” kata lulusan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung jurusan bahasa Jepang ini.

Dari situlah idenya lalu didiskusikan ke sensei (guru) sekolah dan akhirnya dibuatlah naskah.

Sebanyak 28 orang dari 11 negara berpartisipasi ke dalam kontes tersebut. Setelah diseleksi, 15 orang masuk final kontes tersebut dan masing-masing membawakan pidatonya selama 5 menit dalam bahasa Jepang, menjelaskan sendiri isi ceritanya tanpa membaca.

Akhirnya empat pemenang diumumkan, dua orang Indonesia di antaranya menjadi juara, yaitu Nia Novitasari dari Oarai sebagai juara pertama dan juara ketiga juga orang Indonesia bernama Umi Fitri Rahayu dengan judul “Dua Hati.”

“Kaget juga saya saat diumumkan menang. Sebelumnya deg-degan banget. Tapi panitianya sangat baik kata mereka santai aja lah, sehingga kita bisa terhibur sedikit, Alhamdullillah menang juga,” kata Nia sambil tersenyum manis.

Sebagai juara pertama, selain sertifikat juara, Nia berhak mendapat hadiah kupon belanja 70.000 yen dan Umi 30.000 yen. Juara kedua dari Singapura dapat kupon belanja 50.000 yen dan juara keempat dari Malaysia dapat televisi portable Panasonic.

Di kejuaraan kontes bahasa Jepang ini meskipun telah berlangsung selama 26 kali, namun orang Indonesia mulai masuk menjadi juara ketiga sejak 12 tahun lalu. Lalu lama-lama meningkat jadi juara pertama di kontes tersebut. Pertama kali sejak tiga tahun lalu (2014) juga dijuarai orang Indonesia dimenangkan oleh Neranda Azania Ayu.


Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Posting Komentar