10 Obyek Wisata Alam di Manado

Mendengar kata wisata Manado, pastilah benak kita akan langsung memikirkan Taman Laut Bunaken. Yup, siapa yang tak kenal Taman Laut Bunaken yang dinobatkan menjadi salah satu taman laut terindah di Indonesia, bahkan di dunia? Namun, wisata – khususnya – wisata alam di Manado tak melulu hanya Bunaken. Berikut 10 obyek wisata alam di Manado yang dapat menjadi referensi untuk kamu:

1. Pantai Malalayang

Bagi para pecinta wisata pantai, jangan lupa untuk berkunjung ke Pantai Malalayang. Obyek wisata alam di Manado yang satu ini berlokasi di ujung selatan kota Manado. Dari pusat kota Manado, Anda hanya perlu menempuh 10 menit dengan angkutan umum atau pun kendaraan pribadi untuk sampai ke Pantai Malalayang. Pantai Malalayang ini memiliki pasir yang berwarna hitam dengan banyak bebatuan karang dan kondisi ombak yang relatif tenang. Di Pantai Malalayang, Anda juga dapat melakukan aktivitas diving. Pantai Malalayang memiliki taman laut yang indah. Bagi Anda yang tidak tertarik untuk diving, Anda dapat sekedar bermain air, menikmati sepoi angin laut, dan tentu aja menikmati keindahan sunset sembari jajan pisang goreng dengan sambal dabu-dabu.

2. Air Terjun Kima Atas

Air Terjun Kima Atas berlokasi di Kelurahan Kima Atas, Kecamatan Mapanget, Manado, kira-kira 15 km dari pusat kota Manado. Air Terjun Kima Atas ini bersusun tiga. Panorama di sekitarnya sangat indah dengan pepohonan rindang dan hawa yang sejuk. Aliran airnya sendiri tidak terlalu deras. Para pengunjung dapat berenang dan bermain-main air, menikmati aliran air terjun. Namun, Anda tetap harus berhati-hati karena ada beberapa bagian perairan air terjun Kima Atas yang cukup dalam.

3. Danau Tondano

Danau Tondano adalah danau terluas di Sulawesi Utara. Danau ini diapit oleh Pegunungan Lembean, Gunung Kaweng, Bukit Tampusu, dan Gunung Masarang. Danau Tondano merupakan danau vulkanik yang dihasilkan dari letusan gunung purba. Danau ini merupakan penghasil ikan air tawar, seperti mujair, arwana, lobster hitam, karper, tawes dan pongkor. Di Danau Tondano, Anda dapat naik perahu motor mengelilingi danau dan melihat para nelayan menangkap ikan dengan keramba.

4. Pulau Lihaga

Obyek wisata alam di Manado yang sangat sayang bila Anda lewatkan adalah Pulau Lihaga. Untuk mencapai Pulau Lihaga, dari kota Manado Anda harus menempuh perjalanan sekitar 90 menit menuju Likupang (Pelabuhan Serei). Dari Likupang, Anda masih harus menempuh 40 menit dengan perahu motor untuk mencapai Pulau Lihaga. Pulau Lihaga ini merupakan pulau tak berpenghuni dengan pasir putih yang halus di pantainya yang landai. Walau tak berpenghuni, namun sudah tersedia fasilitas toilet dan ruang ganti. Anda juga bisa berkemah di Pulau Lihaga, tapi Anda harus membawa peralatan berkemah sendiri. Jangan lupa juga untuk membawa makanan dan minuman. Keindahan Pulau Lihaga ini membuatnya kerap menjadi incaran para fotografer untuk mengadakan photoshoot.

5. Ratatotok

Ratatotok terletak di Kabupaten Minahasa Tenggara. Obyek wisata alam di Manado ini dulunya merupakan tempat penambangan emas mirip Newmont. Ratatotok memiliki potensi wisata bahari yang mengagumkan. Udaranya sejuk dengan pemandangan laut yang indah. Ratatotok memiliki 24 titik diving dan snorkeling. Perairannya memiliki koleksi terumbu karang dan berbagai jenis ikan. Selain itu, masih ada beberapa tempat wisata lain di Ratatotok ini, seperti Pantai Lakban di desa Ratatotok Timur, wisata perahu bagan, dan mengelilingi pulau-pulau yang indah, juga wisata hutan mangrove.

6. Pantai Pulau Siladen

Pantai Pulau Siladen menjadi bagian dari Taman Nasional Bunaken. Lokasinya yaitu di sebelah timur Pulau Bunaken, 12 km dari pusat kota Manado. Dari kota Manado, Anda dapat menyeberang ke Pulau Siladen dengan menggunakan perahu transportasi umum atau menyewa speedboat. Waktu tempuh penyebrangan ke Pulau Siladen adalah sekitar 45 menit. Sesampainya di Pulau Siladen, Anda akan disuguhi pantai berpasir putih yang bersih dan air laut yang jernih. Pulau ini juga ditumbuhi berbagai tanaman tropis, seperti palem, sagu, dan kelapa. Di Pulau Siladen, Anda dapat berenang, snorkeling dan diving, atau melihat keindahan taman laut dengan glass bottom boat.

7. Pantai Boulevard

Masih bicara tentang pantai. Inilah tempat wisata alam di Manado yang juga bakal dinikmati para kaum hawa. Pantai ini berada di kawasan Boulevard yang dikelilingi mall, antara lain: Manado Town Square, Boulevard Mall, Bahu Mall, dan Mega Mall. Kawasan Boulevard ini memang menjadi ikon kota Manado. Setiap sore, pantai ini akan ramai dikunjungi orang yang ingin menyaksikan keindahan sunset. Tapi, Anda tidak bisa berenang di pantai ini. Di malam hari, kawasan ini akan menjadi pusat kuliner Manado. Sambil bersantap, Anda dapat menikmati pemandangan Pulau Manado Tua di seberang laut.

8. Gunung Duasudara

Gunung Duasudara berada di Kelurahan Madidir Unet, Kecamatan Madidir, kota Bitung, Sulawesi Utara. Gunung Duasudara merupakan gunung non aktif yang memiliki puncak kembar. Lereng kaki Gunung Duasudara ini dipenuhi dengan pohon enau. Sementara kaki gunung dipenuhi dengan komoditi hasil perkebunan warga, seperti jagung, ubi, kelapa, dan pisang. Di Gunung Duasudara ini terdapat cagar alam di mana Anda dapat menjumpai monyet hitam maccaca dan tarsius yang merupakan jenis monyet terkecil di dunia.

9. Arung Jeram Timbukar.

Doyan olahraga ekstrim seperti arung jeram? Anda bisa mencoba berarung jeram di Timbukar yang dikenal juga dengan nama Arung Jeram Sungai Nimanga. Sungai Nimanga ini melintasi Desa Timbukar, Kecamatan Sonder, Minahasa, Sulawesi Utara. Sungai Nimanga ini memiliki karakteristik yang unik untuk rafting. Jeram-jeramnya memiliki kemiringan hingga 60 derajat dengan arus deras dan flat di ujung lintasan. Tingkat kesulitannya masuk dalam grade III. Jarak lintasan yang ditempuh di arung jeram Timbukar ini kurang lebih 9 km dengan waktu tempuh 4-5 jam tergantung derasnya arus sungai. Di sekitar lokasi arung jeram Timbukar, Anda dapat juga melihat keindahan dua air terjun. Dua air terjun ini berada di Desa Tincep (ketinggiannya 70 meter) dan Desa Timbukar (ketinggiannya 90 meter).

10. Arung Jeram Sawangan

Selain arung jeram Timbukar, Manado juga memiliki arung jeram Sawangan. Arung jeram Sawangan terletak di desa Sawangan Kecamatan Airmadidi Kabupaten Minahasa Utara. Ada tiga rute yang bisa pilih. Rute pertama start di RM River Park dan berakhir di Sawangan (jarak tempuh 40 menit), Rute kedua start di PLTA Tanggari dan finish di Sawangan (jarak tempuh 1 jam). Rute ketiga (long trip) start di RM River Park dan finish di Desa Kuil (jarak tempuh 3 jam). Selama mengarungi jeram, Anda akan disuguhi indahnya pemandangan alam berupa perkebunan masyarakat dan pemandangan Gunung Klabat. Jika waktunya tepat, Anda dapat menjumpai monyet-monyet yang bergelantungan di pepohonan lebat. Anda akan melewati medan yang cukup menantang yaitu bebatuan yang dulunya digunakan untuk membuat waruga. Waruga adalah batu untuk kuburan.
Sumber : www.klikhotel.com
Share on Google Plus

About semarang rentcar

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Posting Komentar