Kota Semarang Raih Penghargaan Kategori Kota Terbaik di Indonesia's Attractiveness Award


Kota Semarang di bawah kepemimpinan Wali Kota Hendrar Prihadi terus mengukir prestasi. Setelah memperoleh penghargaan internasional dalam event Sip Planning Award untuk kategori Best Design yang digelar di Singapura, September lalu, kini giliran Tempo Group yang menganugerahkan penghargaan Indonesia's Attractiveness Award untuk Kota Semarang.

Tidak tanggung-tanggung, tiga kategori berhasil disabet ibu kota provinsi Jawa tengah tersebut, yakni Kategori Kota Terbaik, Kota Terbaik untuk kategori Infrastruktur dan Kota Terbaik untuk kategori Investasi.

Penghargaan tersebut diserahkan kepada walikota Semarang yang diwakili Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu, di Westin Hotel Jalan HR Rasuna Sa'id Jakarta, Jumat (29/9/2017) malam.

Ketiga kategori tersebut disematkan kepada Kota Semarang mengingat dalam kurun waktu lima tahun terakhir, Kota Semarang terus menunjukkan progres yang luar biasa. Di 2012, Hendi sapaan akrab Hendrar Prihadi, berhasil melipatgandakan nilai investasi di Kota Semarang hingga lebih dari tiga kali lipat menjadi Rp 3,675 triliun. Bahkan, di 2016, nilai investasi di Kota Lumpia melonjak menjadi Rp 10,5 triliun.

Begitu pula pada produk domestik regional bruto yang semula Rp 86 triliun di 2011 meningkat menjadi Rp 115 triliun di 2016.

Hendi mengatakan, penghargaan Indonesia's Attractiveness Awards 2017 ini terasa lebih spesial karena Kota Semarang mengalami perbaikan peringkat.

"Tahun lalu, saya masih ingat, Kota Semarang ada di peringkat keempat dan tahun ini naik menjadi terbaik ketiga. Tentu saja bahagia," ujarnya, Minggu (1/10/2017).

Penghargaan ini, lanjut Hendi, menjadi bukti, dalam satu tahun ini ada progres yang baik. "Tentu saja penghargaan ini menjadi pemacu bagi seluruh masyarakat Kota Semarang untuk mengupayakan kotanya menjadi lebih baik dan lebih hebat lagi," ujarnya.

Sementara, Dirut PT Tempo Inti Media Thoriq Hadad dalam sambutan pembukaan memberikan apresiasi kepada kepala daerah yang pada penyelenggaraan ketiga kalinya ini menjadi langganan peraih penghargaan.

"Ini menunjukkan kinerja kepala daerah sangat baik dan luar biasa di dalam membangun daerahnya," ujarnya.

Penilaian Indonesia Attractiveness Index dilakukan terhadap kabupaten/kota yang lolos nominasi. Penentuan nominasi dilakukan menggunakan tiga indikator, yaitu kontribusi PDRB terhadap PDRB Provinsi di atas 20 persen atau PDRB di atas rata-rata PDRB Koridor, pertumbuhan PDRB lebih besar dari rata-rata Pertumbuhan per Koridor atau PDRB Per Kapita lebih besar dari rata-rata PDRB Per Kapita Koridor, dan kabupaten/Kota yang tidak lolos indikator pertama dan kedua tetapi mendapatkan penghargaan IAA pada 2016.




[tribunnews.com]
Share on Google Plus

About semarang rentcar

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Posting Komentar