Pertama di Indonesia, Pangkalpinang Jadi Kota Tertib Berbahasa


Pangkalpinang dicanangkan sebagai Kota Tertib Berbahasa. Ini merupakan yang pertama di Indonesia.

Kantor Bahasa Kepulauan Bangka Belitung telah mengadakan pemantauan penggunaan bahasa di ruang publik kawasan Kota Pangkalpinang. Kota ini dianggap masih masuk taraf tertib menggunakan bahasa.

Meskipun masih ada penggunaan bahasa asing di ruang publik, tapi bahasa Indonesia sudah lebih diutamakan. Maka Kantor Bahasa Kepulauan Bangka Belitung dan Pemerintah Kota Pangkalpinang mencanangkan Kota Pangkalpinang sebagai Kota Tertib Berbahasa.

Deklarasi dilakukan dalam upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-89 di kantor Wali KotaPangkalpinang, Pangkalpinang, Bangka Belitung, pada Senin (30/10/2017). 

Deklarasi ditandatangani Wali Kota Pangkalpinang Muhammad Irwansyah dan Kepala Kantor Bahasa Kepulauan Bangka Belitung Hidayatul Astar. Serta didampingi Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Setda, SKPD, dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Pangkalpinang.

"Ini adalah kota pertama yang kita canangkan di Indonesia. Ini Kota Tertib Berbahasa harapannya Pangkalpinang ke depan selalu menjaga ketertiban berbahasa," ujar Kepala Kantor Bahasa Kepulauan Bangka Belitung Hidayatul astar.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang Edison Taher mengatakan penggunaan bahasa asing di ruang publik, seperti papan petunjuk dan papan selamat datang, dipersilakan. Namun diutamakan dulu penggunaan bahasa Indonesia.

"Utamakan bahasa Indonesia dulu. 'Selamat Datang' bahasa Indonesia, di bawahnya baru 'Welcome', silakan. Kemudian bahasa sehari-hari tidak ada masalah bahasa daerah atau asing, tapi kita utamakan bahasa Indonesia. Mungkin setelah ini kita sosialisasi juga," kata Edison.

"Bandara sudah bagus, ada bahasa Indonesia di bawahnya bahasa asing," imbuhnya.




[detik.com]
Share on Google Plus

About semarang rentcar

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Posting Komentar