Ternyata Seperti Ini Wujud Warnet Jaman Now, Sudah Coba?


Di era permulaan adaptasi teknologi internet di Indonesia, warung internet tumbuh bak jamur di musim hujan. Hampir disetiap sudut perkotaan di Indonesia bermunculan warung internet (warnet) yang menyediakan konektifitas jaringan untuk masyarakat secara personal melalui komputer. Sayangnya kini pemandangan tersebut agaknya telah hilang karena digantikan oleh konektifitas yang lebih praktis melalui perangkat ponsel pintar. Kabar baiknya Telkom Indonesia sebagai salah satu pionir penyedia internet di Indonesia, bakal kembali menghidupkan warung internet di era WiFi seperti saat ini.

Sebagaimana diberitakan detikInet (28/12) Telkom meluncurkan layanan internet WiFI berbasis jaringan optik bernama WiFI Corner 2.0 atau WiCo 2.0. Layanan ini oleh Telkom tampilkan sebagai bentuk warung internet zaman now yang dapat tersebar sampai ke 50 ribu lokasi di seluruh Indonesia pada tahun 2018.

Direktur Enterprise & Business Service Telkom, Dian Rahmawan menyebutkan bahwa target puluhan ribu titik tersebut berdasarkan jumlah kota/kabupaten yang mencapai 514 kota/kabupaten. Jika satu atau kabupaten saja terdapat 100 titik warnet zaman now, maka seluruh daerah di Indonesia akan mencapai jumlah 50 ribu titik warnet zaman now.

Nama WiCo 2.0 sebagai warnet zaman now sendiri pun dipilih karena memang berbeda dengan konsep warnet generasi sebelumnya. Sebab saat ini pemilik warnet tidak perlu menyediakan komputer, tetapi cukup dengan menyediakan layanan internet berupa WiFi. Ini merupakan evolusi dari konsep bisnis warnet akibat adanya koneksi WiFi Everywhere. Telkom pun menyebutnya dengan istilah Bring Your Own Device (BYOD), sehingga pengguna warnet zaman now harus membawa sendiri peralatan yang digunakan untuk mengakses internet seperti laptop ataupun ponsel pintar.

Rencananya, Telkom akan memasarkan produk ini kepada Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang ingin merambah dunia bisnis digital. Nantinya akan ada sistem bagi hasil antara Telkom dan pemilik warnet zaman now lewat jual beli voucher WiFi.id. "Dari kami kepada pemilik WiCo itu Rp 3.500, mereka bisa menaikkan tarifnya kepada pelanggan, kita nggak larang. Dari Rp 3.500 itu bagi hasil, 50:50 yang artinya modal hanya Rp 1.750 selama dua jam untuk satu pelangga," jelas Dian.

Harga ini tentu saja relatif murah bila mempertimbangkan kualitas jaringan dan teknologi yang digunakan WiCo 2.0 yang berbeda dari era warnet masa lalu. Sebab kini WiFi akan didukung oleh jaringan fiber optik yang mampu mengirimkan data dengan kecepatan mencapai 100Mbps.




[goodnewsfromindonesia.id]
Share on Google Plus

About semarang rentcar

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Posting Komentar